Wabup Katamso Genjot Program Lisdes Demi Terangi Desa di Tanjab Barat
- 30 Sep 2026 10:56 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, menemui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM guna mendorong percepatan pemerataan listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes). Langkah ini diambil untuk mendongkrak rasio elektrifikasi di daerah yang saat ini berada di angka 84,82 persen.
Dalam audiensi tersebut, Wabup Katamso memaparkan bahwa Kabupaten Tanjab Barat mendapat alokasi pembangunan Program Lisdes untuk periode 2026-2027 yang menyasar 25 titik di delapan kecamatan. Titik-titik tersebut meliputi wilayah Pengabuan, Bram Itam, Batang Asam, Betara, Seberang Kota, Kuala Betara, Tungkal Ilir, hingga Renah Mendaluh.
Meski demikian, penyaluran listrik di lapangan masih menemui sejumlah tantangan. Di beberapa dusun terpencil, warga bahkan harus bergotong royong menggunakan batang pinang sebagai tiang dan merakit kabel secara swadaya agar bisa menikmati penerangan. Selain itu, tiga titik di antaranya berada di kawasan hutan, yakni di Desa Sungai Paur, Desa Sungai Penoban, dan Desa Muntialo.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM atas dukungan terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Program Listrik Desa sangat penting untuk memperluas akses listrik dan mendorong pemerataan pembangunan, khususnya bagi masyarakat di wilayah perdesaan yang hingga saat ini belum mendapatkan pelayanan listrik secara optimal," tutur Wabup Katamso, Senin, 28 September 2026.
Pemkab Tanjab Barat menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi kelancaran proyek ini, mulai dari penyediaan data koordinat, penyiapan akses jalan, hingga koordinasi lintas sektoral terkait perizinan kawasan hutan yang merujuk pada ketentuan Menteri LHK Nomor 7 Tahun 2021.
"Selain memperluas akses, kami juga berharap keandalan jaringan dapat terus ditingkatkan, terutama di wilayah ulu yang masih menghadapi gangguan pasokan. Pemerintah daerah siap mendukung dari sisi kewenangan dan fasilitasi, termasuk membantu penyelesaian kendala akses jalan, jembatan, maupun kebutuhan data dan administrasi yang diperlukan," katanya.
Upaya memperkuat infrastruktur dasar ini sejalan dengan tren positif ekonomi daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Kabupaten Tanjab Barat tercatat tumbuh menguat mencapai 5,28 persen pada tahun 2025 lalu. Ketersediaan listrik yang handal diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan tersebut, khususnya dalam mendongkrak aktivitas ekonomi masyarakat perdesaan.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, kedua belah pihak akan segera menggelar forum koordinasi teknis pada bulan Oktober 2026 mendatang guna mematangkan kesiapan lapangan sebelum proyek pembangunan jaringan Lisdes mulai dieksekusi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....