ISPU Kota Jambi Tembus 240, Seluruh Siswa SD-SMP Kembali PJJ
- 15 Sep 2026 20:44 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Dinas Pendidikan Kota Jambi kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh siswa jenjang SD dan SMP menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap.
Kebijakan tersebut diambil setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kota Jambi terpantau terus meningkat dan sempat mencapai angka sekitar 240, yang masuk kategori sangat tidak sehat.
Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Jambi, Zul Afni, mengatakan sebelumnya pihaknya telah menerbitkan edaran terkait pelaksanaan PJJ dan pembelajaran tatap muka terbatas bagi sejumlah jenjang pendidikan.

"Mulai Senin kemarin, kita sudah mengeluarkan edaran terkait perpanjangan PJJ untuk siswa TK, PAUD dan SD kelas 1 sampai 3. Sementara kelas 4 sampai 6 SD dan kelas 7 sampai 9 SMP melaksanakan tatap muka terbatas dengan beberapa ketentuan," tutur Zul Afni, Selasa 15 September 2026.
Namun, kondisi berubah setelah pihaknya memantau pergerakan ISPU yang terus mengalami peningkatan.
"Begitu hari Senin sore kita lihat ISPU terus meningkat. Kita pantau setiap pergerakannya sampai semalam itu tertinggi sekitar 240 di Kota Jambi," katanya.

Zul Afni menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam ketentuan tersebut, apabila ISPU telah berada di atas angka 200, seluruh peserta didik diarahkan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh.
"Kalau ISPU di atas 200, maka seluruh siswa melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau dari rumah. Maka hari ini, baik SD maupun SMP seluruhnya kita laksanakan PJJ," katanya.
Menurutnya, kebijakan tersebut bersifat dinamis dan akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara. Jika ISPU masih berada di atas 200, PJJ akan diperpanjang. Sebaliknya, jika kualitas udara membaik, sekolah dapat kembali menerapkan skema pembelajaran tatap muka terbatas sesuai ketentuan.
"Yang paling pokok bagi kita adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik," tuturnya.
Ia menambahkan, guru diminta menyiapkan materi pembelajaran secara daring agar proses pendidikan tetap berjalan selama siswa belajar dari rumah. Zul Afni juga mengingatkan orang tua agar memastikan anak-anak tidak melakukan banyak aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk.
"Walaupun berada di rumah, tolong dikurangi aktivitas di luar ruangan. Udara kita sama di manapun tempatnya. Jangan sampai anak di rumah justru berkeluyuran dan bermain di area terbuka," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....