Kakanwil Ditjenpas Jambi Pimpin Monitoring dan Evaluasi pada Lapas Kuala Tungkal

  • 11 Sep 2026 14:35 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jambi memimpin kegiatan monitoring dan evaluasi pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Tungkal, Jum'at 11 September 2026 sebagai langkah penguatan pengawasan terhadap pelaksanaan layanan Pemasyarakatan, pemenuhan hak warga binaan, serta deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam kegiatan tersebut, Kakanwil didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, KB Siregar, serta Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan. Kedatangan Kakanwil disambut oleh Kepala Lapas Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, beserta jajaran pejabat struktural.

Kegiatan diawali dengan pengecekan dapur sehat Lapas Kuala Tunggal. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pengelolaan makanan bagi warga binaan telah memenuhi standar kebersihan, keamanan, kelayakan, serta kebutuhan gizi.

Selanjutnya, Tim Satopspatnal melaksanakan tes urine secara acak terhadap petugas dan warga binaan sebagai bagian dari upaya deteksi dini sekaligus pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan. Dari pelaksanaan tes urine tersebut, seluruh hasil dinyatakan negatif.

Di sela kegiatan, Kakanwil juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan warga binaan di blok hunian. Interaksi tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi warga binaan sekaligus memastikan pelayanan dan pembinaan berjalan dengan baik.

Monitoring kemudian dilanjutkan dengan meninjau berbagai program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan warga binaan di area brandgang Lapas. Sejumlah program yang ditinjau meliputi perikanan, perkebunan, peternakan, hingga proses pembuatan pakan ikan yang dilakukan secara mandiri oleh warga binaan.

Kakanwil mengapresiasi pelaksanaan program pembinaan tersebut karena memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat. Selain itu, Kakanwil turut mengapresiasi keberadaan barbershop di Lapas Kuala Tungkal yang menjadi salah satu sarana pelatihan keterampilan bagi warga binaan.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan dapat terus dikembangkan setelah warga binaan kembali ke masyarakat, termasuk dengan membuka dan menjalankan usaha barbershop secara mandiri.

“Pembinaan yang diberikan harus benar-benar memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat. Kita ingin mereka memiliki keterampilan, kemandirian, dan kepercayaan diri untuk memulai kehidupan yang lebih baik,” ujar Kakanwil Irwan Rahmat Gumilar.

Sementara itu, Kepala Lapas Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, menyampaikan komitmennya untuk terus menindaklanjuti arahan Kakanwil dengan meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengoptimalkan program pembinaan kemandirian. Berbagai keterampilan yang diberikan kami harapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan agar nantinya mampu mandiri dan memiliki kegiatan positif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Iwan Darmawan.

Kalapas juga menegaskan bahwa jajaran Lapas Kuala Tungkal akan terus memperkuat pengawasan internal dan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk melalui pelaksanaan tes urine secara berkala dan kegiatan pengawasan lainnya.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan Lapas Kuala Tungkal semakin optimal dalam memberikan pelayanan, memenuhi hak-hak warga binaan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta menghadirkan program pembinaan yang berdampak dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....