Kepala SMKN 6 Jambi: Kabut Asap Boleh Ubah Tempat Belajar, Jangan Hentikan KBM

  • 10 Sep 2026 14:29 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Kondisi kabut asap memaksa sekolah mengubah pola pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Namun, Kepala SMKN 6 Kota Jambi, Endra Gunawan, menegaskan kondisi tersebut tidak boleh menghentikan proses pendidikan.

Menurut Endra, pengalaman pembelajaran daring selama pandemi COVID-19 menjadi modal bagi sekolah, guru, siswa, dan orang tua untuk beradaptasi ketika kembali menghadapi situasi tidak biasa.

“Sekolah beradaptasi, guru beradaptasi, siswa beradaptasi, dan orang tua juga beradaptasi,” kata Endra dalam dialog Jambi Menyapa, Kamis 10 September 2026.

Ia menilai perubahan metode pembelajaran justru dapat menjadi pengalaman penting bagi siswa. Mereka tidak hanya belajar materi akademik, tetapi juga belajar menghadapi perubahan, bertanggung jawab, dan tetap produktif dalam kondisi yang tidak ideal.

Menurutnya, PJJ bukan berarti proses belajar dihentikan. Guru tetap harus menyampaikan materi esensial dengan metode yang mudah diakses siswa.

Pembelajaran daring juga tidak harus selalu dilakukan melalui pertemuan virtual dalam waktu lama. Guru dapat memberikan materi singkat, padat, dan menarik, kemudian memperkuatnya melalui penugasan dan asesmen.

Dengan dimulainya kembali pembelajaran tatap muka terbatas, SMKN 6 Kota Jambi akan memanfaatkannya untuk mengejar sejumlah materi yang sebelumnya tertunda, terutama pembelajaran yang membutuhkan praktik.

“Kabut asap boleh membuat kita mengubah tempat belajar, tetapi jangan sampai membuat kita menghentikan proses belajar,” tutur Endra.

Ia berharap kondisi kabut asap segera berakhir sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berjalan secara normal dengan tetap mengutamakan kesehatan siswa dan tenaga pendidik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....