Karhutla Batanghari Capai 678 Hektare, Sejumlah Titik Api Masih Menyala
- 09 Sep 2026 16:07 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batanghari, Jambi, hingga kini masih belum sepenuhnya dapat dikendalikan. Luas lahan yang terbakar tercatat mencapai sekitar 678 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batanghari, Solihin, mengatakan data tersebut merupakan pembaruan terakhir yang dilakukan pihaknya. Namun, luas lahan terbakar berpotensi bertambah karena masih terdapat sejumlah titik api yang hingga Selasa (8/9/2026) belum berhasil dipadamkan.
“Update kita terakhir kemarin, luas lahan yang sudah terbakar di Batanghari sudah mencapai 678 hektare. Ini berpotensi masih meningkat karena masih ada beberapa yang belum kita update hari ini,” tutur Solihin dalam dialog Kentongan RRI Jambi, Selasa, 8 September 2026 sore.
Salah satu lokasi yang masih menjadi fokus penanganan adalah kawasan Tahura. Pemadaman di kawasan tersebut telah berlangsung selama 12 hari. Selain Tahura, petugas juga melakukan penanganan di wilayah Pemayung dan sejumlah lokasi lainnya yang masih dilaporkan terdapat titik api.
Menurut Solihin, kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Musim kemarau menyebabkan sejumlah sungai mulai mengering sehingga akses terhadap sumber air menjadi terbatas. Kondisi medan di kawasan Tahura yang sulit dijangkau melalui jalur darat juga membuat pemadaman dari udara diperlukan.
“Untuk pemadaman di lapangan, tentu akses air sangat sulit. Kondisi saat ini kemarau panjang, sungai-sungai juga sudah mulai kering,” katanya.
Petugas juga menghadapi kondisi angin yang cukup kencang. Angin membuat api lebih cepat membesar dan menyebar, terutama pada lahan yang kondisinya kering.
BPBD Batanghari bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pihak terkait terus melakukan upaya pemadaman dan penyekatan agar api tidak meluas, terutama mendekati kawasan permukiman. Hingga kini, petugas masih melakukan pemadaman di sejumlah titik sembari meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meluasnya karhutla.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....