Memahami Ciri-Ciri Hidup Bahagia Menurut Ajaran Islam

  • 07 Sep 2026 14:11 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kebahagiaan merupakan cita-cita setiap manusia, namun Islam memiliki batasan dan panduan yang jelas dalam mendefinisikan rasa bahagia yang hakiki. Dalam siaran keagamaan Pro 1 RRI Jambi program Mutiara Pagi, dibahas secara mendalam bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi semata, melainkan mencakup ketenangan jiwa di dunia dan keselamatan di akhirat.

Ustaz Dr. H. Muhammad Alamsyah Alhafiz, M.Pd.I., menjelaskan bahwa ciri utama hidup bahagia adalah ketika seseorang senantiasa bersyukur atas segala karunia Allah SWT, baik nikmat kecil maupun besar. "Orang yang pandai bersyukur adalah orang yang kaya sejati. Dalam Surah Ibrahim ayat 7 ditegaskan bahwa jika kita bersyukur maka nikmat akan ditambah, tetapi jika kufur, adzab Allah sangat pedih," tutur Ustaz Alamsyah dalam kajian Minggu.

Selain bersyukur, ciri hidup bahagia berikutnya adalah memiliki sikap qana'ah atau merasa cukup atas apa yang telah Allah berikan. Sikap ini mendorong seseorang untuk memanfaatkan setiap potensi baik harta, kendaraan, maupun jabatansebagai sarana beribadah dan kebaikan di jalan Allah SWT, bukan sekadar memuaskan hawa nafsu.

Dalam siaran interaktif ini, pembahas juga menyoroti pentingnya pola pikir yang seimbang antara mengejar kebahagiaan dunia dan akhirat sebagaimana tertuang dalam doa sapu jagat. Sikap eling akan kehidupan akhirat menjadi jembatan agar setiap fasilitas duniawi yang dimiliki dapat mengantarkan seorang muslim menuju ridha Allah SWT.

Menutup pembahasan, para pendengar diajak untuk selalu melatih rasa syukur dan qana'ah dalam kehidupan sehari-hari demi meraih kebahagiaan yang utuh. Menjaga keseimbangan antara urusan duniawi dan ibadah termasuk menjaga kaidah salat yang benar menjadi kunci utama bagi setiap muslim untuk meraih kedamaian lahir dan batin.

Penulis : Ayu Syahniza

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....