OPBM Belum Berdampak Signifikan Terhadap Volume Sampah di TPA Talang Gulo
- 06 Sep 2026 07:34 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Penerapan Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) dinilai telah memberikan dampak terhadap pengelolaan sampah di Kota Jambi. Namun, dampaknya terhadap pengurangan sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo belum signifikan.
Kepala TPA Talang Gulo Kota Jambi, Tri Suyono, mengatakan konsep OPBM seharusnya mendorong masyarakat mengelola sampah sejak dari rumah melalui pemilahan.
"Mungkin dengan adanya OPBM ini dampaknya ada, tapi belum terlalu signifikan," tutur Tri Suyono, Jum'at 4 September 2026.
Ia menjelaskan, apabila pemilahan sampah berjalan optimal dari sumbernya, sampah yang dibawa ke TPA seharusnya didominasi sampah sisa atau residu.
"Seharusnya dengan ada OPBM ini, masyarakat diharapkan bisa mengelola sampah di rumah melalui pemilahan dari sumbernya. Jadi sampah yang di sini bukan campur lagi, tapi sampah yang sudah sisa-sisa atau residu yang masuk ke sini," katanya.

Saat ini, volume sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo masih berada pada kisaran 385 hingga 400 ton setiap hari. Jumlah tersebut dapat meningkat pada momentum tertentu, terutama ketika berlangsung kegiatan atau event yang menghasilkan sampah lebih banyak.
Tri menilai pemilahan dari rumah menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi beban TPA. Masyarakat diimbau memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang sehingga sampah yang benar-benar harus ditangani di TPA dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....