Strategi Peningkatan Olahraga Dayung Jambi Jaring Bibit Unggul Daerah

  • 02 Sep 2026 10:54 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Cabang olahraga dayung Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan prestasi yang signifikan, ditandai dengan keberhasilan atlet menembus ajang Olimpiade hingga raihan medali pada SEA Games dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Ketua Umum PODSI Kota Jambi, Muhammad Wildan Murtado Al Idrus., mengungkapkan bahwa olahraga dayung kini telah resmi masuk ke dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) sebagai salah satu cabang olahraga super prioritas yang diproyeksikan untuk level internasional.

Untuk menjaga keberlanjutan prestasi tersebut, PODSI menerapkan strategi pembinaan berjenjang yang dimulai dari tingkat daerah. Di tingkat kabupaten/kota, pengurus menginisiasi pembentukan klub-klub prestasi hingga tingkat kecamatan guna menjaring potensi atlet sejak dini.

“Strategi yang pertama itu memang dari dasar, dari daerah, dari tingkat kecamatan, dari kota ke provinsi, dari provinsi baru ke tingkat nasional. Jadi sekarang kami yang di kota ini sudah membentuk suatu kepengurusan di tingkat kecamatan, berupa klub olahraga prestasi yang ada sekarang ada enam atau tujuh yang akan kita godok untuk atlet kita," tutur Wildan Selasa 01 September 2026.

Dalam menjaring calon atlet muda, PODSI memberikan kesempatan berlatih secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Persyaratan utama bagi calon atlet adalah kemampuan dasar berenang guna menjaga keselamatan diri saat berada di perairan. Selain itu, pembinaan fisik dilakukan secara kontinu melalui latihan darat seperti lari dan angkat beban serta latihan air, yang didukung oleh asupan nutrisi hingga 6.000–7.000 kalori per hari untuk menunjang intensitas latihan.

Di sisi lain, cabang olahraga dayung menghadapi tantangan besar terkait tingginya biaya sarana dan prasarana, di mana perahu serta dayung standar internasional berbahan serat karbon bernilai hingga puluhan juta rupiah. Guna mengatasinya, PODSI mendorong peran pihak swasta dan BUMN melalui konsep "Bapak Angkat" untuk membantu pendanaan sarana prasarana agar pembinaan tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah.

Menutup perbincangan, Wildan menegaskan bahwa fokus prioritas teratas PODSI adalah pembuktian prestasi nyata di lapangan terlebih dahulu.

“Dengan komitmen tinggi para pelatih dan keberhasilan atlet meraih prestasi dari tingkat daerah hingga nasional, dukungan dari pemerintah maupun sponsor akan mengalir secara alami untuk membawa nama Indonesia di tingkat dunia,” tuturnya.

Penulis: Ayu Syahniza

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....