Kemarau Panjang, 50 Kasus Karhutla Hanguskan Lahan Muaro Jambi

  • 31 Agt 2026 22:28 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Intensitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dengan tercatatnya 50 kejadian kebakaran sepanjang musim kemarau hingga Senin, 31 Agustus 2026. Tingginya frekuensi kebakaran ini menuntut mobilisasi tim gabungan yang masif lantaran api telah menyebar luas lintas wilayah.

Berdasarkan pendataan terkini dari BPBD Kabupaten Muaro Jambi, rincian dampak dari puluhan insiden tersebut meliputi:

Frekuensi Kejadian: 50 kasus tersebar di 8 kecamatan.

Total Lahan Terdampak: 325,38 hektare.

Kerusakan Lahan Gambut: 260,50 hektare.

Kerusakan Lahan Mineral: 64,88 hektare.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, menyoroti rentetan 50 kejadian ini yang membuat ratusan hektare lahan, khususnya kawasan gambut, ludes dilalap si jago merah.

“Data sementara, ada 50 kejadian Karhutla di Muaro Jambi. Total luasan lahan yang terdampak mencapai 325,38 hektare,” kata Anari.

Banyaknya jumlah kejadian di berbagai titik memperumit proses pemadaman di lapangan. Terlebih lagi, mayoritas lahan yang terbakar dalam puluhan insiden tersebut merupakan kawasan gambut yang menyimpan titik api di bawah permukaan tanah.

“Kejadiannya tersebar di delapan Kecamatan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Untuk lahan mineral yang terbakar sebanyak 64,88 hektare. Sementara lahan gambut yang terbakar seluas 260,50 hektare,” imbuhnya merinci kondisi di lapangan.

Hingga saat ini, status siaga dan patroli terus digencarkan oleh tim gabungan. Pihak BPBD juga terus memperbarui laporan kerusakan seiring dengan eskalasi cuaca kering di wilayah tersebut.

“Data ini masih sementara. Perkembangan kondisi di lapangan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” pungkas Anari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....