Seleksi PPIH Kloter Kesehatan di Jambi Diikuti 42 Peserta
- 31 Agt 2026 16:10 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Sebanyak 42 peserta mengikuti seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter bidang kesehatan di Provinsi Jambi. Seleksi berlangsung di UPT Badam Kepegawain Negara (BKN) Jambi, Senin 31 Agustus 2026.
Pelaksanaan seleksi dipantau langsung Tim Pusat Kesehatan Haji pada Kemenhaj RI dan Kakanwil Kemenhaj Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab.
Kabid Bina Haji dan Umrah dan Pelayanan Haji Kanwil Kemenhaj Provinsi Jambi, Majdi, mengatakan puluhan peserta tersebut terdiri dari 22 laki-laki dan 24 perempuan. “Peserta yang ikut itu berjumlah seluruhnya 46 orang, terdiri dari 22 laki-laki dan 24 perempuan,” katanya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 peserta merupakan dokter yang akan memperebutkan tujuh posisi. Sementara 21 peserta lainnya merupakan perawat yang juga akan memperebutkan tujuh posisi.
Selain itu, terdapat empat peserta untuk PPIH Arab Saudi yang pendaftarannya berasal dari Jambi. Untuk posisi tersebut, proses seleksinya dilakukan secara nasional dengan titik lokasi ujian di UPT BKN Provinsi Jambi.
Seleksi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung selama 90 menit. Peserta mengerjakan 100 soal pilihan ganda. Majdi menjelaskan, seleksi tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya adalah tidak adanya tahapan wawancara.
“Yang pertama kita tidak ada lagi proses wawancara. Soal-soal yang terkait dengan wawancara psikologi sudah ter-include dalam 100 soal yang dijawab secara pilihan ganda,” tuturnya.

Pelaksanaan seleksi juga dilakukan secara ketat. Peserta hanya diperbolehkan membawa KTP asli dan nomor peserta ke dalam ruang ujian. Sementara telepon seluler, tas, alat tulis dan barang lainnya tidak diperbolehkan. Peserta juga menjalani pemeriksaan menggunakan X-ray sebelum memasuki ruang ujian.
Majdi mengatakan proses seleksi berlangsung disiplin dan transparan dengan menggandeng UPT BKN Provinsi Jambi. Hasil peringkat peserta bahkan dapat dipantau melalui kanal yang disediakan BKN.
“Peringkat itu bisa dilihat melalui kanal YouTube yang berasal dari scan barcode yang disediakan oleh BKN. Kita scan lalu proses YouTubenya, sudah nampak pergerakan ketika mereka melaksanakan ujian,” katanya.
Untuk peserta dokter dan perawat, masing-masing akan diambil tujuh peringkat teratas. Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti tahapan medical check up (MCU). Setelah tahapan MCU selesai, peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan diumumkan untuk mengikuti pelatihan petugas haji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....