Kabut Asap Selimuti Jambi, BMKG Sebut Dipengaruhi Karhutla dan Angin dari Sumsel

  • 26 Agt 2026 12:58 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Jambi akibat meningkatnya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Kondisi ini juga dipengaruhi asap karhutla dari wilayah Sumatera Selatan yang terbawa angin menuju Jambi.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Jambi, Jaya Martua Sinaga, mengatakan karhutla telah terdeteksi sejak 5 Agustus 2026 di sejumlah wilayah Jambi, di antaranya Muaro Jambi, Batanghari, Tebo, dan Sarolangun.

“Kabut asap yang menyelimuti Jambi tidak hanya berasal dari wilayah setempat, tetapi juga dipengaruhi karhutla di Sumatera Selatan dan Riau, khususnya daerah yang berada di sekitar perbatasan Jambi dan Sumatera Selatan, asap tersebut kemudian terbawa angin yang umumnya bertiup dari arah tenggara dan selatan sehingga masuk ke wilayah Provinsi Jambi,” ujarnya, Rabu 26 Agustus 2026.

Jaya menambahkan, kondisi kualitas udara di Kota Jambi juga sempat mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan pemantauan alat PM2,5, kualitas udara pada 23 Agustus pagi berada dalam kategori sangat tidak sehat.

”Pada 25 Agustus 2026 pukul 15.00 hingga 19.00 WIB, kualitas udara Kota Jambi masuk kategori berbahaya, dengan konsentrasi PM2,5 tercatat lebih dari 300 mikrogram per meter kubik,”

BMKG terus memantau pergerakan dan sebaran kabut asap melalui radar cuaca dan satelit. Pemantauan juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk mendukung penanganan karhutla di Provinsi Jambi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....