Udara Berbahaya, Pemkab Muaro Jambi Bagikan 10 Ribu Masker ke Warga

  • 24 Agt 2026 22:25 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi berada dalam tingkat kritis setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menembus angka 314 atau masuk kategori berbahaya. Kondisi buruk ini dipicu tingginya paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Merespons ancaman kesehatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat membagikan 10 ribu lembar masker secara serentak. Pembagian menyasar kecamatan terdampak parah seperti Jambi Luar Kota (Jaluko), Sungai Gelam, Mestong, Kumpeh, hingga Sengeti.

“Kami melihat pemantauan real time kualitas ISPU berada di angka 314 atau kategori berbahaya. Hari ini kami bagikan 10 ribu masker secara serentak. Untuk stok daerah masih sangat aman, tersisa sekitar 35 ribu lembar lagi,” ujar Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno pada Senin, 24 Agustus 2026.

Bambang mengungkapkan, pekatnya kabut asap yang menyelimuti wilayahnya tidak hanya dipicu titik api lokal, tetapi juga merupakan pasokan kiriman dari kabupaten dan provinsi tetangga. Pemkab Muaro Jambi kini memperketat koordinasi guna memantau pergerakan kabut asap yang kian meresahkan warga.

Langkah taktis kesehatan pun langsung disiapkan. Seluruh puskesmas di Muaro Jambi disiagakan untuk melayani pemeriksaan kesehatan dan memberikan masker gratis, terutama bagi kelompok rentan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Tak hanya penanganan medis, opsi meliburkan sekolah juga mulai dikaji secara intensif jika tren kualitas udara terus memburuk berdasarkan evaluasi berkala per jam.

Di sisi lain, Pemkab memberikan peringatan keras kepada oknum yang masih nekat membakar lahan.

“Peringatan keras bagi siapa saja yang sengaja membakar hutan dan lahan. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum berat dan aparat penegak hukum akan langsung menindak tegas dengan sanksi pidana,” tegas Bambang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....