Antisipasi Penyelundupan, Bandara Sultan Thaha Lakukan Pengawasan Sesuai SOP
- 21 Agt 2026 11:36 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Beragam modus penyelundupan narkoba melalui jalur penerbangan menjadi perhatian aparat dan pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi. Namun, pengelola bandara memastikan pengawasan terhadap penumpang dan barang tetap dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, mengatakan pihaknya tidak menerapkan prosedur khusus dalam mengantisipasi modus penyelundupan narkoba. Menurutnya, seluruh proses pemeriksaan tetap mengacu pada SOP yang telah ditetapkan.
“Kalau kami kan sudah ada SOP dalam melaksanakan tugas. Jadi tidak ada antisipasi khusus, sejauh ini kita tetap melaksanakan sesuai dengan standar prosedur operasional,” tutur Ardon, Kamis 20 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pemeriksaan di Bandara Sultan Thaha Jambi dilakukan secara berlapis. Pengawasan tersebut juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama TNI, Polri, BNN, serta aparat penegak hukum lainnya.
“Pemeriksaannya berlapis. Hanya sejauh itu, tidak ada antisipasi khusus,” katanya. Ia menyebut koordinasi dengan aparat penegak hukum juga dilakukan menyikapi adanya perhatian terhadap potensi peredaran narkoba melalui jalur penerbangan, termasuk barang terlarang yang dibawa keluar dari Jambi.
Meski demikian, Ardon menegaskan tugas utama pengelola bandara adalah memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan. Salah satunya dengan mencegah masuknya barang-barang berbahaya atau dangerous goods yang dilarang dibawa ke dalam pesawat.
“Tanggung jawab utama kita adalah memastikan tidak ada alat-alat yang berbahaya terhadap penerbangan. Ada namanya dangerous goods yang dilarang di dalam pesawat,” katanya.
Sementara terkait upaya pencegahan tindak pidana lain, termasuk dugaan penyelundupan narkoba, Ardon menyebut hal tersebut lebih merupakan bagian dari tanggung jawab moral pihak bandara.
Karena itu, pihak Bandara Sultan Thaha Jambi terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila menemukan barang atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungan bandara.
“Di luar itu sebenarnya lebih kepada tanggung jawab moral. Sehingga kita berkoordinasi dengan TNI Polri dan aparat penegak hukum lainnya untuk memastikan kalau memang ada barang-barang yang mencurigakan,” tutur Ardon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....