Asap Karhutla Picu Kualitas Udara Jambi Turun pada Malam Dini Hari
- 13 Agt 2026 12:24 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Kualitas udara di Kota Jambi dalam sepekan terakhir terpantau fluktuatif, dari kategori sedang hingga tidak sehat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terbawa angin menuju wilayah Kota Jambi.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga mengatakan, penurunan kualitas udara terutama terjadi pada malam hingga dini hari.
“Untuk sepekan ke belakang memang ada kejadian kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah Muarojambi, di daerah Sungai Gelam. Kemudian ada juga di Sumatera Selatan, di Musi Banyuasin, di Desa Medak dan Payung Lingcir,” ujarnya kepada RRI, Rabu 12 Agustus 2026.
Menurutnya, berdasarkan pemantauan alat pengukur kualitas udara, pada malam hingga dini hari nilai kualitas udara dapat berada di atas 100 atau masuk kategori tidak sehat.
“Jadi dari sedang hingga tidak sehat untuk kualitas udara di Kota Jambi sepekan terakhir,” katanya.
Kondisi tersebut terjadi karena asap dari karhutla terbawa angin dari arah timur dan tenggara menuju Kota Jambi.
“Kalau malam hari anginnya teduh, kalem, sehingga asap bertahan di Kota Jambi. Namun memasuki siang hari asap kembali terurai,” jelasnya.
BMKG mengingatkan kondisi kualitas udara tersebut dapat kembali memburuk apabila terjadi peningkatan karhutla di wilayah sekitar Jambi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....