Sebanyak 270 Siswa Ikuti Sekolah Rakyat Kota Jambi

  • 05 Agt 2026 12:57 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Sebanyak 270 siswa mengikuti Program Sekolah Rakyat Kota Jambi tahun 2026. Ratusan peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA tersebut mulai menjalani proses pembelajaran sekaligus pembinaan melalui sistem sekolah berasrama yang menjadi bagian dari program pemerintah.

Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, mengatakan jumlah peserta didik terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA. Selain itu, terdapat 97 siswa lanjutan yang melanjutkan pendidikan pada jenjang kelas berikutnya di Sekolah Rakyat.

Yunita menjelaskan, mayoritas peserta didik berasal dari Kota Jambi sesuai ketentuan program. Namun, karena Provinsi Jambi saat ini baru memiliki dua Sekolah Rakyat, yakni di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, sejumlah siswa dari daerah lain masih ditampung sementara di Sekolah Rakyat Kota Jambi.

Di sisi lain, pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat Kota Jambi masih terus diselesaikan. Meski demikian, sebagian besar gedung utama telah dapat difungsikan untuk kegiatan belajar mengajar maupun sebagai asrama bagi para peserta didik.

"Sebagian besar gedung utama sudah dapat digunakan untuk proses pembelajaran dan tempat tinggal siswa, sementara beberapa fasilitas pendukung lainnya masih dalam tahap penyelesaian," kata Yunita, Rabu 05 Agustus 2026.

Saat ini, para peserta didik tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan sekolah umum. Selama kegiatan tersebut, siswa juga memperoleh pembinaan kedisiplinan dari personel Akademi Militer sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Yunita menambahkan, proses penerimaan peserta didik Sekolah Rakyat tidak dilakukan melalui pendaftaran umum. Seluruh calon siswa ditetapkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau data kesejahteraan sosial dari pemerintah pusat. Setelah itu, petugas melakukan verifikasi administrasi dan kunjungan langsung ke rumah calon peserta didik untuk memastikan kondisi keluarga serta kesiapan anak mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....