BPBD Batang Hari Siagakan Tiga Posko di Titik Rawan

  • 03 Agt 2026 10:20 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Langkah cepat diambil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari untuk mengantisipasi maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Tiga posko Satuan Tugas (Satgas) kini resmi diaktifkan dan disebar di sejumlah titik rawan guna mempercepat pergerakan tim di lapangan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari, Solihin, mengungkapkan bahwa ketiga posko tersebut sudah mulai beroperasi penuh. Penempatannya pun sengaja dipilih di lokasi-lokasi strategis yang memiliki tingkat kerawanan paling tinggi.

"Untuk saat ini yang sudah aktif ada tiga posko," ujar Solihin saat dikonfirmasi pada, Jumat, 31 Juli 2026.

Adapun tiga titik posko yang telah siap siaga meliputi:

Kantor BPBD Batang Hari

Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura), Muara Tembesi

Kecamatan Pemayung

"Sementara beberapa posko lainnya masih dalam tahap penyusunan," lanjutnya.

Solihin menekankan, keberadaan posko ini sangat krusial untuk memangkas waktu tanggap (response time) petugas saat menerima laporan atau mendeteksi adanya titik api di kawasan sekitar.

"Apabila ada laporan atau kejadian, tim yang ada di posko terdekat bisa langsung bergerak cepat memberikan respons di sekitar lokasi," tegasnya.

Meski seluruh kecamatan di Kabupaten Batang Hari pada dasarnya berpotensi mengalami karhutla, kawasan Tahura dan Pemayung mendapat perhatian ekstra. Kedua wilayah tersebut sudah masuk dalam pemetaan zona merah akibat tingginya riwayat kejadian kebakaran.

"Penempatan di wilayah itu karena statusnya zona merah. Di samping potensi karhutla yang tinggi, di daerah tersebut juga sudah terdeteksi banyak kejadian kebakaran. Selain itu, kami juga sedang berkoordinasi dengan pihak perusahaan (MHS) untuk membuka posko tambahan di wilayah mereka," jelas Solihin.

Guna memastikan kesiapsiagaan penuh, setiap posko dijaga ketat oleh 13 personel gabungan setiap harinya. Tim ini merupakan sinergi antara petugas BPBD bersama unsur TNI dan Polri.

"Setiap hari ada 13 personel yang standby di posko, terdiri dari unsur BPBD serta dukungan dari TNI dan Polri," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....