BMKG Jambi Ingatkan Daerah Kabupaten Terbanyak Hotspot
- 27 Jul 2026 16:41 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Muaro Jambi semakin serius. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 392 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah tersebut, menjadikannya daerah dengan jumlah hotspot terbanyak kedua di Provinsi Jambi setelah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Lonjakan titik panas ini menjadi sinyal kuat meningkatnya potensi karhutla, terutama karena Provinsi Jambi diperkirakan memasuki puncak musim kemarau pada Agustus hingga September 2026. Kordinator data dan informasi BMKG Jambi Jaya Martua Sinaga, Minggu 26 Juli 2026. ia menjelaskan hampir seluruh wilayah Jambi saat ini mulai merasakan dampak musim kemarau. Kondisi tersebut membuat risiko kebakaran hutan dan lahan semakin tinggi jika tidak diantisipasi sejak dini.
| Baca juga: BNN Jambi Gelar Peringatan HANI 2026 |
"Bulan Agustus hingga September merupakan puncak musim kemarau di Provinsi Jambi. Hampir seluruh wilayah akan mengalami kondisi yang sama, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan," ujar.
Berdasarkan data BMKG, dari total 1.790 titik panas yang terpantau di seluruh Provinsi Jambi, sebanyak 392 titik berada di Kabupaten Muaro Jambi. Angka itu menempatkan Muaro Jambi sebagai salah satu daerah paling rawan karhutla dan membutuhkan pengawasan lebih ketat. BMKG menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat.
“aktivitas warga dalam membuka lahan agar tidak dengan cara membakar ataupun membakar sampah di area terbuka karena dapat memicu kebakaran yang meluas di tengah cuaca yang semakin kering,” tegasnya.
Dengan puncak musim kemarau yang tinggal menghitung hari, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan diharapkan memperkuat patroli, pengawasan, dan langkah mitigasi di kawasan rawan karhutla agar bencana dapat dicegah sebelum meluas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....