Terminal Fokus Pelayanan, BPTD Jambi Optimistis PNBP Meningkat

  • 25 Jul 2026 17:17 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jambi, Benny Nurdin Yusuf mengatakan target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari pengelolaan terminal di wilayah kerjanya memang tidak terlalu besar. Hal itu karena fungsi utama terminal saat ini lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dibandingkan sebagai sumber pendapatan.

Menurut Benny, berbeda dengan sistem pengelolaan terminal pada masa lalu, saat ini BPTD hanya diperkenankan memungut PNBP dari pemanfaatan atau penyewaan aset milik negara yang berada di kawasan terminal.

"Kalau melihat target PNBP memang tidak terlalu besar. Fungsi terminal sekarang lebih kepada pelayanan dan sebagai filter keselamatan angkutan. Yang bisa kita pungut hanya dari sewa lahan atau penggunaan area-area tertentu, tidak seperti dulu yang masih ada retribusi peron dan lainnya," kata Benny saat mendampingi kunjungan Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI di Terminal Tipe A Alam Barajo, Jambi, Kamis 23 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sejumlah aset di kawasan terminal mulai dimanfaatkan melalui skema penyewaan kepada pihak ketiga. Selain Terminal Alam Barajo, Terminal Bungo juga segera menyusul setelah adanya pengajuan pemanfaatan lahan.

"Saat ini ada empat terminal yang kita kelola. Untuk Terminal Bungo juga sudah masuk permohonan pemanfaatan lahan. Bahkan salah satu rumah makan yang cukup terkenal di Jambi sudah mengajukan permohonan untuk menyewa lahan di terminal tersebut," ujarnya.

Namun demikian, Benny menegaskan seluruh proses penyewaan aset negara harus melalui mekanisme yang ditetapkan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). "Semua keputusan tetap berada di KPKNL. Setelah nilai sewanya ditetapkan, baru kami bisa bergerak untuk merealisasikan kerja sama pemanfaatan lahannya," jelasnya.

Meski target PNBP tidak besar, Benny menyebut capaian BPTD Kelas II Jambi cukup membanggakan di tingkat nasional. "Di antara terminal yang lebih berorientasi pada pelayanan, kita termasuk tiga besar secara nasional. Tahun ini kita juga mendapat tambahan penerimaan sekitar Rp120 juta yang masuk dari pengelolaan terminal," ungkapnya.

Selain meningkatkan optimalisasi aset, BPTD Jambi juga terus mendorong rencana revitalisasi Terminal Tipe A Alam Barajo. Benny mengatakan Detail Engineering Design (DED) revitalisasi telah disiapkan dan telah dikoordinasikan dengan Direktur Jenderal Perhubungan Darat.

"DED revitalisasi sudah ada. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Pak Direktur sesuai arahannya. Sekarang kita tinggal berdoa agar pada pagu anggaran berikutnya bisa mendapatkan alokasi dana secara bertahap, mungkin diawali dengan pekerjaan land clearing," katanya.

Ia optimistis rencana pembangunan terminal tersebut akan menjadi perhatian pemerintah pusat mengingat usulan revitalisasi telah masuk dalam dokumen perencanaan.

"Renstra sudah memasukkan program ini dan saya yakin Pak Direktur akan terus memperjuangkannya. Mudah-mudahan pembangunan Terminal Alam Barajo bisa segera terealisasi secara bertahap," tutup Benny.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....