Pembayaran Non Tunai Kini Bukan Hanya Kebutuhan Masyarakat Kota
- 06 Sep 2026 07:32 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menilai pembayaran non-tunai kini telah menjadi bagian penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk di tingkat desa.
Hal tersebut disampaikan Bambang saat pembukaan Gebyar Ekonomi Digital dan Literasi Jambi (Gentala Arasi) Fest 2026 di Museum Sriwijaya Dharmakirti, Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muara Jambi, Kabupaten Muaro Jambi.
Bupati mengatakan perkembangan ekonomi digital telah mengubah cara masyarakat berproduksi, bertransaksi, memasarkan barang dan jasa, memperoleh pembiayaan hingga mengakses pelayanan publik.
“Pembayaran non-tunai ini bukan lagi kebutuhan masyarakat kota, tapi juga telah menjadi bagian penting dari kegiatan usaha sehari-hari,” tuturnya, Jum'at 4 September 2026.
Menurutnya, pemanfaatan transaksi digital telah menyentuh berbagai sektor, mulai dari pedagang, usaha kuliner, UMKM, destinasi wisata, koperasi hingga pelaku usaha di desa. Karena itu, pemerintah daerah menilai percepatan digitalisasi harus diikuti dengan penguatan fondasi utama berupa infrastruktur dan konektivitas.
Bambang mengatakan digitalisasi memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Selain mempermudah transaksi masyarakat, teknologi digital dapat digunakan untuk meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah, mempermudah pembayaran pajak dan retribusi, memperkuat basis data pembangunan serta memperluas pasar UMKM.
| Baca juga: Dukung MBG, BKKBN Laksanakan TPK |
Digitalisasi juga dinilai dapat membantu promosi pariwisata dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Pemkab Muaro Jambi dan bupati berkomitmen memperkuat sistem digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui sinergi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
“Arah yang kita capai adalah terbentuknya tata kelola penerimaan dan belanja daerah yang semakin efektif, transparan, akuntabel dan memberikan kemudahan kepada masyarakat,” katanya.
Ia berharap kolaborasi pemerintah daerah dengan Bank Indonesia, OJK, perbankan, penyedia jasa pembayaran, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas dan media dapat terus diperkuat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....