Sekda Provinsi Jambi Tekankan Tata Kelola Migas Perhatikan Aspek Lingkungan

  • 23 Jul 2026 19:51 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID Jambi- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman menegaskan bahwa optimalisasi sektor energi, khususnya migas dan batu bara, harus diimbangi dengan tata kelola yang baik serta memperhatikan aspek lingkungan. Penegasan tersebut disampaikannya di sela menghadiri Forum Ekonomi dan Bisnis Provinsi Jambi Tahun 2026 dengan tema Prospek Energi Jambi: Arah Kebijakan RKAB Batubara, Lifting Migas dan Dampaknya terhadap Ekonomi Daerah, yang diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi di Swiss-Belhotel Jambi, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurut Sekda, pembahasan mengenai optimalisasi sumber daya alam, tata kelola batu bara, dan peningkatan lifting migas memang penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, upaya tersebut tidak boleh mengabaikan dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan.

"Kita perlu mewaspadai juga tata kelola migas, tata kelola batu bara yang tetap harus memperhatikan aspek lingkungan. Mudah-mudahan forum ekonomi bisnis ini memunculkan inovasi, kreasi, dan strategi untuk mengatasi permasalahan kerusakan lingkungan dari kegiatan maksimalisasi ini," ujar Sekda Sudirman.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Jambi menyambut baik penyelenggaraan forum yang digagas Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jambi tersebut karena menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, perbankan, dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah.

Menurutnya, sinergi seluruh pihak diperlukan agar pengembangan sektor energi mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Kami berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan dalam pengembangan energi di Provinsi Jambi dapat mempercepat pembangunan sektor energi sebagai motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

Sekda juga berharap Forum Ekonomi dan Bisnis dapat menghasilkan berbagai gagasan, inovasi, serta kemitraan yang mampu memperkuat sinergi dan melahirkan langkah-langkah konkret dalam membangun perekonomian Jambi yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.

Selain itu, ia tetap optimistis terhadap prospek ekonomi Provinsi Jambi. Berdasarkan evaluasi triwulan III, pertumbuhan ekonomi daerah masih berada pada tren positif meski menghadapi berbagai tantangan.

"Kita harus tetap optimis. Pertumbuhan ekonomi kita masih di kisaran empat persen dan berbagai pihak, baik pemerintah, Bank Indonesia, perbankan, akademisi, maupun dunia usaha terus berupaya agar pertumbuhan ekonomi Jambi semakin membaik," tuturnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi Robby Fathir Nashary dalam paparannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman bersama atas perkembangan tantangan dan prosspek perekonomian provinsi. “Forum ini sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman kita bersama atas perkembangan, tantangan dan ospek perekonomian provinsi, dan ini tentu saat ini kita berada dalam kondisi yang menantang, bukan berarti tidak ada optimisme di sana. Kita harus tetap optimis untuk bisa mendorong perekonomian demi peningkatan ekonomi darah maupun nasional yang juga upaya kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Robby.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....