Progres Pendataan SE2026 di Jambi Sudah Capai 15 Persen

  • 02 Jul 2026 08:54 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk door to door yang dimulai sejak 15 Juni 2026 hingga kini telah mencapai hampir 15 persen dari target pendataan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, mengatakan progres pendataan terus mengalami peningkatan meski di lapangan masih ditemui sejumlah kendala, terutama saat petugas mendatangi rumah tangga responden.

"Jadi sensus ekonomi yang sudah kita laksanakan dari tanggal 15 Juni kemarin hingga hari ini untuk Provinsi Jambi sudah mencapai hampir 15 persen penyelesaiannya," ujar Aidil Adha, Rabu,1 Juli 2026.

Ia menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi petugas adalah sulitnya menemui penghuni rumah pada siang hari. Kondisi tersebut membuat sebagian petugas harus melanjutkan pendataan hingga malam hari.

"Rata-rata petugas kita sebenarnya terkendala pada saat menemukan rumah tangga itu karena kadang-kadang rumah tangga itu malam baru ada di rumah, sehingga petugas kita sampai malam melakukan pendataan," katanya.

Selain itu, pada awal pelaksanaan sensus, petugas juga masih beradaptasi dengan penggunaan aplikasi digital yang digunakan dalam proses pendataan. Namun, menurut Aidil, saat ini kemampuan petugas dalam mengoperasikan aplikasi tersebut sudah semakin baik.

"Di awal memang petugas kita masih belum begitu lancar menggunakan aplikasi karena kita memakai aplikasi, tapi saat ini secara perlahan sudah mulai lancar," ujarnya.

BPS Provinsi Jambi pun mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima kehadiran petugas dan memberikan data yang benar.

"Kami mohon doa dari Bapak dan Ibu semua. Terimalah petugas kami, isi daftar dengan sejujurnya. Rahasia Bapak dan Ibu kami jaga sesuai Undang-Undang Statistik Nomor 16 Tahun 1997," tegas Aidil.

Sementara itu, untuk pendataan terhadap komunitas Suku Anak Dalam (SAD), BPS Provinsi Jambi masih melakukan tahap persiapan. Saat ini koordinasi terus dilakukan bersama pihak Taman Nasional sebelum tim diterjunkan ke lapangan.

"Untuk SAD saat ini kita masih persiapan karena masih menghubungi pihak Taman Nasional. Tim yang turun nantinya sebagian besar merupakan pegawai BPS yang didampingi tim dari Taman Nasional," jelasnya.

Pendataan terhadap komunitas SAD direncanakan mulai dilakukan pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.

Di sisi lain, BPS masih memfokuskan pendataan terhadap rumah tangga, pelaku usaha mikro, pedagang kaki lima hingga pusat perbelanjaan.

"Saat ini teman-teman masih terus mengejar pendataan dari rumah ke rumah, kemudian usaha-usaha mikro, pedagang kaki lima hingga mal," katanya.

Aidil juga memastikan hingga saat ini pelaksanaan Sensus Ekonomi di Provinsi Jambi berjalan kondusif tanpa hambatan berarti. Hal tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah di semua tingkatan.

"

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....