Hampir 100 Persen SD dan SMP di Batang Hari Terima Papan Digital IFP

  • 29 Jun 2026 13:32 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari mencatat hampir seluruh sekolah tingkat dasar dan menengah di wilayah tersebut kini telah dilengkapi fasilitas papan interaktif digital atau Interactive Flat Panel (IFP).

Langkah pemerataan teknologi ini sejatinya telah bergulir sejak tahun lalu guna mendongkrak mutu serta fasilitas belajar-mengajar di kelas.

Saat dikonfirmasi pada Minggu, 28 Juni 2026, Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari, Arawan, memaparkan bahwa sebanyak 218 Sekolah Dasar (SD) dan 62 Sekolah Menengah Pertama (SMP) kini sudah memanfaatkan perangkat modern tersebut.

"Hampir semua sekolah kita sudah dapat, untuk SD itu 218 sudah menerima IFP dan kemudian untuk SMP nya sudah 62 sekolah, sehingga hampir semua atau mendekati 100 persen sudah menerima," ujar Arawan, Minggu, 28 Juni 2026.

Arawan menambahkan, seluruh paket bantuan digital penunjang indikator pembelajaran ini sengaja dikirimkan secara serentak pada tahun anggaran sebelumnya. Saat ini, perangkat tersebut dipastikan sudah terpasang dan siap digunakan oleh masing-masing satuan pendidikan.

"Penerimaan indikator ini dikirim pada tahun kemarin, di tahun kemarin semua sekolah sudah dikirim dan sudah dipasang serta diterima di sekolah masing-masing," jelasnya.

Meski distribusinya sudah hampir menyeluruh, pihak dinas tidak ingin kecolongan. Saat ini, proses pendataan akhir mengenai pemetaan digitalisasi sekolah masih terus berjalan untuk menyisir jika ada sekolah yang terlewat atau belum kebagian.

"Untuk sekolah yang belum mendapatkan, tahun ini kami masih melakukan pendataan, pendataan akhir terkait dengan digitalisasi sekolah," tegas Arawan.

Melalui lompatan teknologi ini, ia menaruh harapan besar agar atmosfer belajar di sekolah menjadi lebih hidup. Kehadiran papan interaktif ini diharapkan mampu memicu kreativitas guru sekaligus mendongkrak antusiasme siswa dalam menyerap ilmu.

"Harapan kita sekolah lebih semangat, kawan-kawan guru lebih semangat dan mampu untuk mengoperasikan papan interaktifnya untuk proses pembelajaran, sehingga anak kita lebih senang dan termotivasi untuk pembelajaran terutama dalam digitalisasi dalam dunia pendidikan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....