Zona Merah Karhutla Kawasan Tahura dan Pemayung Dijaga Ketat
- 03 Agt 2026 09:55 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Muara Tembesi dan Kecamatan Pemayung kini menjadi prioritas utama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Batang Hari. Tingginya riwayat titik api membuat kedua wilayah ini ditetapkan sebagai zona merah dan mendapat pengawasan ekstra.
Guna mengantisipasi ancaman yang kian nyata, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari resmi menyiagakan posko Satuan Tugas (Satgas) khusus di titik-titik rawan tersebut.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Batang Hari, Solihin, menegaskan bahwa penetapan lokasi posko bukan tanpa alasan.
| Baca juga: Posko Siaga Karhutla Standby 24 Jam |
"Penempatan di wilayah itu karena statusnya zona merah. Di samping potensi karhutla yang tinggi, di daerah tersebut juga sudah terdeteksi banyak kejadian kebakaran," ungkap Solihin, Jumat, 31 Juli 2026.
Selain Tahura dan Pemayung, satu posko induk juga disiagakan di Kantor BPBD Batang Hari. Menurut Solihin, pemetaan ini dilakukan agar penanganan di lapangan bisa berjalan jauh lebih cepat sebelum api meluas.
"Apabila ada laporan atau kejadian, tim yang ada di posko terdekat bisa langsung bergerak cepat memberikan respons di sekitar lokasi. Untuk saat ini yang sudah aktif ada tiga posko, sementara beberapa posko lainnya masih dalam tahap penyusunan," jelasnya.
Untuk menjaga area rawan tersebut, sebanyak 13 personel gabungan dari unsur BPBD, TNI, dan Polri disiagakan penuh selama 24 jam di setiap posko.
Tak hanya mengandalkan petugas daerah, BPBD juga tengah menjajaki kerja sama dengan sektor swasta untuk memperluas jangkauan pengawasan.
"Selain itu, kami juga sedang berkoordinasi dengan pihak perusahaan (MHS) untuk membuka posko tambahan di wilayah mereka. Setiap hari ada 13 personel yang standby di posko," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....