Campak Meningkat, Imunisasi Jadi Cara Menekan Kasus di Kota Jambi

  • 29 Jun 2026 13:15 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk kembali meningkatkan kewaspadaan seiring dengan ditemukannya tren peningkatan kasus campak di wilayah tersebut. Masyarakat diminta untuk tidak meremehkan penyakit menular ini dan mendesak para orang tua agar lebih peduli terhadap kelengkapan imunisasi anak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Jambi, Kartika Rini, menegaskan bahwa salah satu faktor utama yang memicu lonjakan kasus ini adalah mulai kendornya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi dasar lengkap.

Imunisasi Menurun, Kasus Campak Naik

Menurut Kartika Rini, penurunan cakupan imunisasi selama beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada melemahnya kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat. Akibatnya, virus campak yang sangat menular menjadi lebih mudah menyebar, terutama di lingkungan padat penduduk dan menyasar anak-anak yang belum mendapatkan proteksi.

"Kami melihat ada kecenderungan penurunan cakupan imunisasi rutin. Dampaknya sekarang mulai terlihat dengan adanya peningkatan temuan kasus campak di lapangan. Ini harus menjadi sinyal waspada bagi kita semua," ujar Kartika Rini, Minggu, 28 Juni 2026.

Beliau menambahkan bahwa campak bukanlah sekadar ruam biasa pada kulit. Jika dibiarkan tanpa penanganan dan proteksi sejak dini, penyakit ini dapat memicu komplikasi serius pada anak, seperti diare berat, pneumonia (infeksi paru), radang otak, hingga berujung pada kematian.

"Masyarakat Harus Melek Imunisasi"

Menyikapi situasi ini, Dinkes Kota Jambi meminta adanya perubahan paradigma di tengah keluarga. Kartika Rini menekankan bahwa benteng pertahanan terbaik dan paling efektif untuk memutus rantai penularan campak hanyalah melalui pemberian vaksin.

"Masyarakat harus melek imunisasi. Tolong cek kembali buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) putra-putrinya. Pastikan imunisasi campak-rubela (MR/MMR) sudah didapatkan secara lengkap sesuai usia anak. Jangan sampai kita menyesal setelah anak jatuh sakit," tegas Kartika Rini.

Pihaknya mengimbau agar para orang tua tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi atau mitos-mitos negatif seputar vaksinasi yang banyak beredar di media sosial. Imunisasi yang disediakan pemerintah di fasilitas pelayanan kesehatan dipastikan aman, berkualitas, dan efektif mencegah fatalitas penyakit.

Optimalisasi Posyandu dan Puskesmas

Sebagai langkah taktis menekan lonjakan kasus, Dinkes Kota Jambi kini tengah menggencarkan pelacakan (tracing) kasus di lapangan serta mengoptimalkan kembali pos-pos pelayanan imunisasi di tingkat tapak.

Masyarakat yang memiliki balita diimbau untuk aktif mendatangi Posyandu atau Puskesmas terdekat guna mendapatkan layanan imunisasi rutin. Selain itu, warga diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika menemukan gejala klinis campak, seperti:

Demam tinggi mendadak.

Batuk, pilek, dan mata merah (konjungtivitis).

Munculnya bercak kemerahan (ruam) yang dimulai dari belakang telinga lalu menyebar ke seluruh tubuh.

"Kerja sama dari orang tua dan seluruh elemen masyarakat sangat kami butuhkan. Dengan melek imunisasi, kita tidak hanya melindungi anak sendiri, tetapi juga menyelamatkan anak-anak lain di lingkungan sekitar kita dari ancaman wabah campak," pungkas Kartika Rini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....