Sinergitas TNI Penegakan Hukum dan Menjaga Stabilitas Keamanan Provinsi Jambi
- 24 Jun 2026 13:12 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi – Sinergi dan kolaborasi antarinstansi terus diperkuat dalam upaya memberantas peredaran barang ilegal serta meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan kepabeanan dan cukai. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, adil, dan kompetitif, sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan negara.
Komandan Korem 042/Garuda Putih (Danrem 042/Gapu), Brigjen TNI Nyamin, turut menghadiri kegiatan pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai yang digelar di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Jambi, Rabu 24 Juni 2026.
Pemusnahan BMMN tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum di bidang kepabeanan dan cukai. Selain itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal yang tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan, keselamatan, dan keamanan masyarakat.
Melalui tindakan tegas terhadap berbagai pelanggaran kepabeanan dan cukai, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam menjaga ketertiban perdagangan serta memberikan perlindungan kepada pelaku usaha yang menjalankan kegiatan usahanya secara legal dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kehadiran Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, instansi pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam mendukung upaya penegakan hukum di wilayah Provinsi Jambi. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan, mencegah peredaran barang ilegal, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi yang solid, seluruh pihak berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan tata kelola kepabeanan dan cukai yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada perlindungan masyarakat dan kepentingan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....