IDI Jambi: Tidak Semua Kegagalan Pengobatan Adalah Malapraktik
- 18 Jun 2026 20:38 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Ketua IDI Wilayah Jambi, dr. Zuhdi Darma, mengingatkan masyarakat agar tidak serta-merta menganggap setiap kegagalan pengobatan sebagai kasus malapraktik.
Menurutnya, terdapat perbedaan mendasar antara malapraktik, risiko medis, dan komplikasi medis yang perlu dipahami masyarakat.
"Tidak semua kegagalan dalam suatu pengobatan adalah malapraktik. Ada yang disebut risiko medis dan ada juga komplikasi medis yang memang tidak selalu bisa dihindari," ujarnya, Kamis 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, malapraktik terjadi ketika seorang dokter menjalankan tindakan di luar standar profesi yang telah ditetapkan. Sementara jika dokter bekerja sesuai standar dan prosedur, maka kondisi yang tidak diharapkan belum tentu dapat dikategorikan sebagai malapraktik.
"Untuk diingat bahwa dokter tidak pernah menjanjikan kesebuhan. Dokter hanya menjanjikan upaya maksimal. Upaya maksimal belum tentu akan membawa keberhasilan. Dokter juga manusia, yang kita lakukan adalah ikhtiar. Ikhtiar kemudian keputusan bukan di dalam kita, " tegasnya.
Dr. Zuhdi menambahkan bahwa setiap tindakan medis selalu didahului dengan proses informed consent, yakni penjelasan kepada pasien mengenai diagnosis, rencana tindakan, risiko yang mungkin terjadi, hingga alternatif pengobatan yang tersedia.
Setelah mendapatkan penjelasan tersebut, pasien memiliki hak untuk menyetujui maupun menolak tindakan medis yang ditawarkan.
"Pasien berhak memilih. Ketika informed consent sudah diberikan dan dipahami, maka pasien mengetahui bahwa dalam tindakan medis ada kemungkinan berhasil, gagal, maupun terjadi komplikasi," jelasnya.
IDI berharap masyarakat semakin memahami proses pelayanan kesehatan sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam menilai hasil suatu tindakan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....