Kabel Semrawut Masih Keluhkan Warga, Pemkot Jambi Siapkan Solusi Ini

  • 31 Mei 2026 23:28 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Masalah kabel utilitas yang semrawut dan menjuntai di sejumlah ruas jalan Kota Jambi hingga kini masih menjadi persoalan pelik. Selain merusak estetika wajah kota, pemandangan tak beraturan ini kerap dikeluhkan masyarakat karena dinilai mengintai keselamatan para pengguna jalan.

Merespons hal tersebut, Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam. Saat ini, Pemkot Jambi terus mendorong Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) selaku pihak berwenang untuk menggeber perapian kabel di lapangan.

“Memang banyak keluhan masyarakat soal kabel utilitas yang semrawut ini. Karena itu kita terus mendorong APJII agar melakukan perapian secara maksimal,” ujar Maulana pada Minggu, 31 Mei 2026.

Maulana memaparkan, untuk langkah jangka pendek, fokus utama pemerintah daerah adalah menertibkan dan merapikan kabel-kabel udara yang posisinya sudah sangat menjuntai ke jalan. Namun, untuk solusi jangka panjang, Pemkot Jambi sudah mulai merancang cetak biru pembangunan jaringan bawah tanah.

“Ke depan kita ingin seluruh jaringan bisa masuk ke bawah tanah. Tapi tentu itu membutuhkan proses dan waktu,” tambahnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkot Jambi juga telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) baru terkait pembentukan tim penataan kabel utilitas. SK anyar ini menggantikan regulasi sebelumnya yang telah kedaluwarsa, dengan harapan koordinasi eksekusi di lapangan bisa berjalan jauh lebih taktis.

Tak hanya itu, Pemkot Jambi kini tengah membuka keran investasi bagi pihak swasta untuk membangun box jaringan instalasi bawah tanah (ducting) yang nantinya akan dipakai bersama oleh seluruh provider. Melalui skema ini, investor akan membangun infrastruktur bersama pemerintah, lalu penyedia layanan internet diwajibkan memindahkan kabel mereka ke bawah tanah dengan sistem sewa.

“Jadi nantinya tidak ada lagi kabel di udara. Mereka berinvestasi bekerja sama dengan Pemkot, lalu semua masuk ke bawah dan membayar sewa jaringan itu,” tegas Maulana.

Jika proyek investasi bawah tanah ini sukses direalisasikan, Kota Jambi dipastikan bakal terbebas dari jeratan "kabel semrawut" yang selama ini membayangi warga, terutama saat terjadi cuaca buruk seperti hujan deras disertai angin kencang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....