Siasati Efisiensi Anggaran, Batang Hari Ubah Pola Pembinaan UMKM ke Lapangan
- 25 Mei 2026 23:06 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Batang Hari memutar otak demi memastikan program pemberdayaan masyarakat tetap berjalan optimal di tengah kebijakan pengetatan efisiensi anggaran daerah. Roda pembinaan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kini diubah polanya menjadi lebih fleksibel dengan metode jemput bola langsung ke lapangan.
Langkah adaptasi ini diambil agar keterbatasan dana tidak menyurutkan geliat usaha masyarakat yang justru sedang menunjukkan tren pertumbuhan positif di bumi Serentak Bak Regam.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Batang Hari, A Kurniadi, menjelaskan bahwa pembatasan anggaran disiasati dengan merubah skema pelatihan yang semula bersifat seremonial dan terpusat.
"Sebelumnya pelatihan dilakukan secara terpusat, sekarang pembinaan lebih banyak turun langsung ke lapangan," kata A Kurniadi, Kamis, 21 Mei 2026.
Melalui strategi turun langsung ini, Dinas Koperasi dan UMKM tetap dapat melakukan pendampingan secara kontinu, mulai dari pengembangan usaha hingga peningkatan kapasitas pelaku UMKM dengan biaya operasional yang lebih efisien.
Pola pergerakan yang hemat anggaran ini terbukti krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi warga. Berdasarkan data teranyar, jumlah usaha mikro di Batang Hari melompat dari 12.867 unit pada dua ribu dua puluh empat menjadi 13.264 unit di tahun dua ribu dua puluh lima.
"Selain itu, jumlah usaha kecil juga meningkat, dari 137 unit menjadi 162 unit," tambah Kurniadi memaparkan capaian di tengah keterbatasan.
Guna menyiasati minimnya dana pembinaan terpusat, pemerintah daerah juga mengoptimalkan kolaborasi keroyokan dengan merangkul pemangku kepentingan lain, termasuk keterlibatan aktif TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Batang Hari untuk mengawal pengembangan produk lokal hingga ke tingkat desa.
Fokus pembinaan kini diarahkan langsung pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang menjadi mata pencaharian dominan masyarakat setempat, sekaligus memastikan ketersediaan lokasi usaha strategis bagi mereka agar tetap mampu membuka peluang kerja baru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....