BPBD Tanjab Barat Fokus Antisipasi Karhutla Menjelang Musim Kemarau

  • 20 Mei 2026 20:09 WIB
  •  Jambi

RRI. CO.ID,Jambi- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Zulfikri mengatakan, berdasarkan dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB), karhutla masih menjadi ancaman dengan kategori risiko tinggi di wilayah Tanjung Jabung Barat.

“Berdasarkan kajian risiko bencana yang telah difasilitasi BNPB, potensi kebakaran hutan dan lahan di Tanjung Jabung Barat memang termasuk kategori tinggi,” ujar Zulfikri, Selasa 19 Mei 2026.

Menurutnya, kondisi cuaca saat ini masih diwarnai hujan, termasuk di Kuala Tungkal, sehingga lahan gambut masih dalam kondisi basah. Namun, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan karena wilayah tersebut mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau.

Ia menjelaskan, banyaknya hotspot di Tanjab Barat tidak seluruhnya menunjukkan adanya kebakaran lahan. Aktivitas perusahaan di sejumlah kawasan juga memicu munculnya titik panas yang terpantau satelit.

“Hotspot belum tentu titik api. Namun tetap menjadi perhatian kami dalam upaya pencegahan,” katanya.

BPBD bersama TNI, Polri, Manggala Agni, perusahaan, dan masyarakat telah melakukan patroli rutin serta sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, perusahaan perkebunan juga diminta memastikan kanal air, embung, serta sarana prasarana pemadaman dalam kondisi siap digunakan. “Kita lebih mengutamakan pencegahan sebelum terjadi kebakaran,” tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....