SELARAS MIGAS Perkuat Sinergi Pemanfaatan Aset Negara di Hulu Migas

  • 19 Mei 2026 16:19 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kegiatan SELARAS MIGAS mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memperkuat sinergi dan tata kelola pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) di sektor hulu minyak dan gas bumi. Kegiatan yang digagas oleh Pertamina EP Field Jambi dan PHE Jambi Merang ini diselenggarakan di Hotel BW Luxury Jambi.

Forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan aset negara yang tertib, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen bersama terhadap keselamatan operasi migas, perlindungan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasi.

Pjs GM Pertamina Hulu Rokan Zona 1, Tedjo Soemantri, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga tata kelola aset negara di sektor hulu migas.

“Industri hulu minyak dan gas bumi merupakan sektor strategis nasional yang berperan vital dalam menjaga ketahanan energi. Tidak hanya berorientasi pada pencapaian target produksi, sektor ini juga memiliki tanggung jawab dalam optimalisasi penerimaan negara, pengamanan aset, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh aset yang digunakan dalam kegiatan hulu migas merupakan BMN yang harus dikelola secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Di tengah meningkatnya kebutuhan pemanfaatan aset negara untuk kepentingan publik dan pengembangan ekonomi daerah, kita dihadapkan pada tantangan untuk memastikan setiap pemanfaatan tetap berada dalam koridor hukum serta tidak mengganggu keselamatan dan keberlangsungan operasi hulu migas,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, mengapresiasi penyelenggaraan forum SELARAS MIGAS sebagai momentum penting dalam memperkuat sinergi pemanfaatan aset negara untuk kepentingan publik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan SELARAS MIGAS ini. Pembahasan terkait Barang Milik Negara yang dikelola oleh Pertamina harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang strategis karena menghadirkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu wadah koordinasi.

“Momentum ini sangat baik karena seluruh stakeholder hadir. Ini menjadi kesempatan untuk menyatukan persepsi dan mempercepat langkah bersama,” katanya.

Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safe’i Syafri, menambahkan bahwa forum SELARAS MIGAS menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman bersama terkait pemanfaatan BMN di lingkungan hulu migas.

“Pada prinsipnya, seluruh upaya ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat dan negara, namun tetap harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui SELARAS MIGAS, diharapkan tercipta keselarasan pemahaman dan penguatan koordinasi lintas sektor dalam pemanfaatan BMN di lingkungan Pertamina sehingga setiap pemanfaatan aset negara dapat dilakukan secara tertib, aman, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat tanpa mengganggu keberlanjutan operasi hulu migas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....