BPS Catat Penurunan Ekspor Jambi pada Maret 2026

  • 14 Mei 2026 16:57 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi-Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Aidil Adha, mengungkapkan nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada Maret 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Nilai ekspor Provinsi Jambi pada Maret 2026 tercatat sebesar US$122,14 juta atau turun 21,61 persen dibanding Februari 2026 yang mencapai US$155,82 juta.

Menurut Aidil Adha, penurunan ekspor tersebut dipengaruhi melemahnya sejumlah komoditas utama ekspor Jambi. Komoditas yang mengalami penurunan antara lain pinang, kopi, teh dan rempah-rempah, minyak nabati, karet dan olahannya, kayu lapis, minyak dan gas, serta batu bara.

“Penyebab utama turunnya nilai ekspor Provinsi Jambi bulan Maret 2026 adalah menurunnya ekspor pada sejumlah komoditas unggulan daerah,” ujarnya.

Secara kumulatif, nilai ekspor Provinsi Jambi hingga Maret 2026 mencapai US$430,88 juta. Angka tersebut lebih rendah 24,05 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.

Berdasarkan kelompok sektor, kontribusi terbesar terhadap total ekspor Jambi masih berasal dari kelompok industri dengan kontribusi sebesar 51,85 persen. Selanjutnya disusul kelompok pertambangan sebesar 43,51 persen dan kelompok pertanian sebesar 4,64 persen.

Pada kelompok industri, komoditas minyak nabati menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi mencapai 21,12 persen. Sementara dari kelompok pertambangan, minyak dan gas mendominasi dengan kontribusi sebesar 42,66 persen. Adapun pada kelompok pertanian, komoditas pinang memberikan kontribusi sebesar 2,96 persen terhadap total ekspor daerah.

Aidil Adha juga menyebutkan lima negara tujuan ekspor terbesar Provinsi Jambi selama Maret 2026 yakni Singapura, Jepang, Amerika Serikat, India, dan Tiongkok.

Hingga akhir Maret 2026, sektor industri masih menjadi penopang utama kinerja ekspor Provinsi Jambi, meskipun tekanan terhadap sejumlah komoditas unggulan menyebabkan capaian ekspor mengalami kontraksi dibanding tahun sebelumnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....