Jadwal Jemaah Haji Jambi Masuk Asrama, Mulai 5 Mei 2026
- 29 Apr 2026 22:52 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi : Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Jambi memastikan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji asal Jambi akan mulai memasuki Asrama Haji pada 5 Mei 2026 mendatang. Persiapan demi persiapan pun terus dimatangkan sebelum para tamu Allah ini diterbangkan ke Tanah Suci.
Kepala Bidang Haji dan Umrah Kementerian Haji Provinsi Jambi, Majdi, dalam keterangannya hari ini menyampaikan bahwa jemaah perdana tersebut tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi BTH Batam. Rencananya, mereka akan mulai diterima di asrama sejak pagi hari.
“Insyaallah nanti pada tanggal 5 Mei itu kloter pertama kita Jambi yang termasuk dalam kloter ke-13 BTH Batam. Jemaah akan masuk pukul 08.00 pagi dan dilakukan penerimaan oleh Pemerintah Kota Jambi,” kata Majdi.
Usai prosesi penerimaan formal, para jemaah akan langsung diarahkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan terpadu melalui sistem one stop service yang diperkirakan memakan waktu sekitar tiga jam. Pada fase ini, PPIH memberikan jalur khusus dan prioritas bagi jemaah lanjut usia (lansia) serta penyandang disabilitas.
“Kita memprioritaskan jemaah lansia atau disabilitas, karena kita harus memikirkan kesehatan jemaah dan itu harus didahulukan,” tuturnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, jemaah juga akan menerima kelengkapan dokumen perjalanan, mulai dari paspor, tiket pesawat, hingga kartu nusuk. Setelah semua urusan administrasi selesai, barulah mereka diarahkan untuk beristirahat di kamar masing-masing sesuai manifes. Guna menunjang pelayanan ekstra bagi lansia, panitia telah menyiagakan puluhan petugas khusus.
“Sudah ada kita siapkan petugas lansia sebanyak 20 orang yang memahami terkait perawatan lansia,” jelasnya.
Lebih lanjut Majdi menambahkan, agenda pada malam harinya akan diisi dengan seremoni pelepasan. Barulah pada Rabu, 6 Mei 2026 dini hari, jemaah diberangkatkan menuju Bandara Sultan Thaha Jambi untuk diterbangkan ke Bandara Hang Nadim Batam, sebelum melanjutkan penerbangan panjang ke Madinah.
“Karena kloter 13 ini termasuk gelombang pertama, maka jemaah akan menuju Madinah lebih dulu dan melaksanakan ibadah Arbain sekitar delapan sampai sembilan hari,” terangnya.
Menyusul keberangkatan perdana tersebut, jemaah pada Kloter 19 dijadwalkan mulai masuk asrama pada 11 Mei, dan terus berlanjut hingga Kloter 25. Jemaah pada gelombang kedua ini nantinya akan diterbangkan melalui Jeddah dan langsung bertolak menuju Makkah.
Menjelang puncak haji, Majdi tak henti-hentinya mewanti-wanti seluruh jemaah untuk benar-benar memahami rukun dan tahapan ibadah, khususnya saat wukuf di Arafah, serta bermalam di Muzdalifah dan Mina. Khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas, pemerintah telah menyiapkan skema murur serta badal lempar jumrah agar ibadah tetap berjalan lancar dan sah sesuai syariat.
“Karena ketika jemaah tidak bisa hadir di Arafah, maka hajinya tidak sah. Haji itu adalah Arafah,” tegasnya.
Terakhir, ia juga mengingatkan jemaah untuk ekstra hati-hati dalam menjaga larangan selama berihram hingga proses tahallul sempurna selesai dilakukan.
“Jangan sampai setelah tahallul awal, jemaah melanggar larangan ihram, karena itu bisa dikenakan dam yang sangat berat,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....