5 Titik Panas Muncul di tengah Ancaman Bencana Banjir di Provinsi Jambi
- 29 Apr 2026 22:49 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi : Provinsi Jambi kini tengah menghadapi fenomena cuaca yang cukup kontras. Di satu sisi, ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai mengintai dengan munculnya sejumlah titik panas. Namun di sisi lain, wilayah ini justru tengah dikepung oleh potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang.
Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), satelit SNPP dan NOAA20 mendeteksi keberadaan lima hotspot atau titik panas pada Selasa kemarin. Pemantauan yang dilakukan hingga pukul 16.00 WIB tersebut menunjukkan titik panas bertebaran di empat kabupaten dengan tingkat kepercayaan sedang, yakni antara 30 hingga 79 persen.
Sebaran hotspot ini terdeteksi berada di Kecamatan Kumpeh Ulu (Kabupaten Muaro Jambi), Kecamatan Betara dan Bram Itam (Kabupaten Tanjung Jabung Barat), Kecamatan Mendahara Ulu (Kabupaten Tanjung Jabung Timur), serta Kecamatan Tengah Ilir (Kabupaten Tebo).
"Data pemantauan satelit ini menjadi salah satu indikator awal dalam memantau potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran," jelas BMKG dalam keterangannya.
Ironisnya, kewaspadaan terhadap titik api ini harus dibarengi dengan kesiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Pasalnya, untuk hari ini, Rabu (29 April 2026), BMKG justru mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga pukul 20.00 WIB malam nanti ini diprediksi melanda Kabupaten Kerinci (Gunung Raya, Batang Merangin, Keliling Danau, Bukitkerman), Kabupaten Merangin (Jangkat, Muara Siau, Lembah Masurai, Nalo Tatan, Batang Masumai, Renah Pembarap, Pangkalan Jambu, Tiang Pumpung), Kabupaten Sarolangun (Batang Asai, Limun, Cermin Nan Gedang), Kabupaten Muaro Jambi (Mestong), dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tungkal Ulu, Pengabuan, Tebing Tinggi, Batang Asam, Senyerang).
Bahkan, awan gelap dan hujan badai ini berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain. Mulai dari Danau Kerinci dan Sitinjau Laut, hingga Jangkat Timur, Tabir Barat, dan Pemayung di Batanghari.
Wilayah perluasan cuaca buruk juga mencakup Sekernan, kawasan Sungai Bahar Raya di Muaro Jambi, hingga merata di sejumlah kecamatan di Tanjung Jabung Barat seperti Merlung dan Renah Mendaluh. Kota Sungai Penuh, khususnya di Kumun Debai, juga tak luput dari intaian cuaca ekstrem ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....