5 Hotspot Terpantau di Jambi, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

  • 29 Apr 2026 22:43 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi : Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan lima titik panas atau hotspot yang tersebar di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Ironisnya, kemunculan titik rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ini berbarengan dengan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda Jambi pada hari ini, Rabu (29 April 2026).

Berdasarkan hasil pantauan satelit SNPP dan NOAA20 pada Selasa, 28 April 2026 kemarin, dari pukul 00.00 hingga 16.00 WIB, kelima titik panas tersebut terdeteksi dengan tingkat kepercayaan sedang, yakni berada di kisaran 30 hingga 79 persen.

Sebaran titik panas ini terpantau berada di Kabupaten Muaro Jambi, tepatnya di wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu. Selanjutnya, di Kabupaten Tanjung Jabung Barat terpantau di Kecamatan Betara dan Bram Itam. Sementara itu, titik panas lainnya juga terdeteksi di Kecamatan Mendahara Ulu (Tanjung Jabung Timur) dan Kecamatan Tengah Ilir (Kabupaten Tebo).

"Data pemantauan satelit ini menjadi salah satu indikator awal kita dalam memantau potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran," jelas BMKG dalam laporan resminya.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak lengah terhadap potensi cuaca buruk. BMKG memprakirakan wilayah Jambi masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang pada sore hingga malam hari ini.

Cuaca ekstrem ini diprediksi berdampak langsung pada sejumlah kawasan, meliputi Kabupaten Kerinci (Gunung Raya, Batang Merangin, Keliling Danau, Bukitkerman), Kabupaten Merangin (Jangkat, Muara Siau, Lembah Masurai, Nalo Tatan, Batang Masumai, Renah Pembarap, Pangkalan Jambu, Tiang Pumpung), Kabupaten Sarolangun (Batang Asai, Limun, Cermin Nan Gedang), Kabupaten Muaro Jambi (Mestong), serta Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tungkal Ulu, Pengabuan, Tebing Tinggi, Batang Asam, Senyerang).

Lebih lanjut, BMKG memprediksi kondisi ini dapat meluas ke beberapa wilayah sekitarnya. Daerah perluasan tersebut mencakup kawasan Danau Kerinci dan Sitinjau Laut di Kabupaten Kerinci, serta Jangkat Timur dan Tabir Barat di Kabupaten Merangin.

Perluasan cuaca buruk juga mengintai Kabupaten Batanghari (Pemayung), Kabupaten Muaro Jambi (Sekernan, Sungai Bahar, Bahar Utara, Bahar Selatan), Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Betara, Merlung, Renah Mendaluh, Muara Papalik, Bram Itam), Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Mendahara Ulu), hingga Kota Sungai Penuh di wilayah Kumun Debai.

BMKG memperkirakan dinamika kondisi cuaca ekstrem di wilayah Jambi ini masih akan terus berlangsung setidaknya hingga pukul 20.00 WIB malam nanti. Masyarakat diminta untuk terus memperbarui informasi cuaca dan mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....