BMKG Jambi Deteksi 11 Titik Panas di Tiga Kabupaten Ini
- 24 Apr 2026 22:08 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi : Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi mulai kembali menunjukkan tanda-tanda. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jambi baru saja melaporkan adanya kemunculan 11 titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah.
Berdasarkan pemantauan satelit terbaru pada hari ini, Jumat (24 April 2026), mulai pukul 00.00 hingga 16.00 WIB, belasan indikator api tersebut terdeteksi mengepung tiga kabupaten utama, dengan tingkat kepercayaan berada di level sedang.
Jika dirinci lebih dalam, sebaran hotspot di Kabupaten Muaro Jambi terpantau berada di wilayah Kecamatan Kumpeh Ulu dan Mestong. Sementara itu, untuk wilayah Kabupaten Sarolangun, titik panas terpantau di Kecamatan Limun dan Pauh. Adapun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, potensi api terdeteksi muncul di Kecamatan Betara.
Terkait temuan ini, pihak BMKG memastikan bahwa pemetaan tersebut sudah melalui sistem pendeteksian yang akurat.
"Seluruh titik panas yang terdeteksi pada pemantauan hari ini memiliki tingkat kepercayaan sedang, yaitu pada kisaran 30 hingga 79 persen," jelas perwakilan BMKG Jambi dalam laporan resminya.
Pihak BMKG merinci, rentetan informasi titik panas ini berhasil ditangkap dan dianalisis melalui pencitraan satelit SNPP serta NOAA20. Kedua satelit mutakhir tersebut memang diandalkan untuk mendeteksi potensi anomali suhu di permukaan bumi secara cepat dan akurat.
Meskipun baru berstatus tingkat kepercayaan sedang, data dari satelit ini menjadi alarm mutlak sekaligus indikator awal bagi Satgas dan warga untuk memantau potensi meluasnya karhutla di wilayah Jambi.
Merespons kondisi lahan yang mulai mengering, otoritas terkait kembali mewanti-wanti masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra. Warga diimbau dengan sangat agar tidak membersihkan atau membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar, guna mencegah terjadinya bencana ekologis yang merugikan banyak pihak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....