Ekspor Pinang Dikembalikan, BPS Lakukan Pendalaman
- 02 Apr 2026 17:32 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - BPS Provinsi Jambi tengah mendalami temuan adanya ekspor komoditas pinang yang dikembalikan dari luar negeri, khususnya kawasan Timur Tengah.
Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, mengungkapkan informasi tersebut diperoleh dari catatan ekspor pada Februari lalu. Dalam data sementara, pinang yang telah dikirim justru kembali ke daerah asal.
Menurutnya, hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebab pengembalian tersebut, apakah karena faktor penolakan di negara tujuan, kendala distribusi, atau situasi geopolitik di kawasan tujuan ekspor.
| Baca juga: Jambi-Kepri Tandatangani Kerja sama |
“Ada ekspor pinang kita yang sudah dikirim, tetapi kemudian dikembalikan. Ini masih kami dalami apakah tidak diterima atau memang ada kendala lain,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Aidil menambahkan, jumlah pasti komoditas yang dikembalikan masih dalam proses verifikasi. Namun, ia mengindikasikan volumenya cukup signifikan.
“Kalau tidak salah jumlahnya lumayan banyak, tapi nanti kami cek kembali data pastinya,” katanya.
Sejauh ini, pinang menjadi satu-satunya komoditas yang teridentifikasi mengalami pengembalian ekspor. BPS belum menemukan kasus serupa pada komoditas lain dari Jambi.
Lebih lanjut, BPS akan menelusuri dampak dari kejadian ini terhadap kinerja ekonomi daerah, terutama kontribusi sektor ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi.
“Seberapa besar pengaruhnya nanti akan terlihat dalam data pertumbuhan ekonomi. Itu yang akan kami dalami,” jelasnya.
Meski demikian, Aidil memastikan bahwa kondisi ini belum memberikan dampak langsung terhadap inflasi di daerah, mengingat inflasi lebih dipengaruhi oleh faktor domestik dan kebijakan pusat.
BPS mengimbau seluruh pihak terkait untuk mencermati perkembangan ini, guna memastikan stabilitas perdagangan ekspor Jambi tetap terjaga di tengah dinamika global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....