Safari Ramadan Tanjab Barat Salurkan Bantuan di Muara Papalik

  • 05 Mar 2026 10:01 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah yang dipusatkan di Masjid Al Muta’allimin, Desa Rantau Badak Lamo, Kecamatan Muara Papalik, Selasa, 3 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, serta dihadiri Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesra, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Muara Papalik, unsur TNI-Polri, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian selama bulan suci Ramadan.

Bantuan yang disalurkan antara lain bantuan dana pembangunan masjid, santunan bagi 10 anak yatim piatu, santunan untuk 10 takmir masjid, 20 paket sembako bagi kaum dhuafa, serta 50 paket sembako bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Selain itu, turut diserahkan satu paket Al-Qur’an, perlengkapan kebersihan masjid, satu kalender masjid, bantuan bagi lima balita, serta bantuan untuk satu ibu hamil. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati dan disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Katamso memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah daerah, termasuk realisasi janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati berupa pemberian sepeda motor dinas kepada 134 dai desa di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan honorarium bagi 6.779 orang imam masjid, guru ngaji, serta kaum masjid di tingkat desa dan kelurahan. Pemkab juga memberikan honorarium kepada 2.000 petugas pemandi jenazah serta menggelar pelatihan tenaga kerja berbasis produktivitas bagi 592 orang untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.

Meski demikian, Katamso mengakui adanya penurunan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, khususnya untuk pembangunan di Kecamatan Muara Papalik, yang sebelumnya sebesar Rp32,65 miliar menjadi Rp12,183 miliar.

“Kondisi fiskal memang menurun, namun tidak menyurutkan semangat kami. Ini menjadi tantangan untuk lebih inovatif, mengoptimalkan potensi daerah, serta memaksimalkan dukungan CSR,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Di sisi lain, program sosial dan pemberdayaan masyarakat akan terus dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, mengingat wilayah tersebut mulai memasuki musim kemarau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....