Pemkab Muaro Jambi Perkuat Pengawasan Bahan Pokok di Ramadhan

  • 02 Mar 2026 12:21 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) memperkuat pengawasan harga dan pasokan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Kepala Diskoperindag Muaro Jambi, Riduan, menegaskan bahwa pihaknya bersinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk memastikan harga tetap stabil dan pasokan tidak terganggu.

“Kami tetap bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Bersama TPID, kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga stabil dan stok tersedia, sehingga masyarakat nyaman berbelanja selama Ramadan dan menjelang Idulfitri,” katanya, Senin, 2 Maret 2026.

Sebelum Ramadan, tim yang dikomandoi Wakil Bupati Muaro Jambi telah melakukan inspeksi mendadak di Pasar Sengeti. Sidak tersebut melibatkan unsur Polres, Kodim, Kejari, serta OPD terkait guna mengantisipasi lonjakan harga dan potensi kelangkaan bahan pokok.

“Kami memastikan barang kebutuhan pokok tidak hilang di pasaran dan harga tetap dalam batas wajar sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP),” jelasnya.

Selain pengawasan, Pemkab Muaro Jambi juga menggencarkan Gerakan Pangan Murah di sejumlah kecamatan. Program ini menyediakan komoditas seperti beras SPHP, minyak goreng, gula, tepung, telur, cabai, dan bawang dengan harga sesuai bahkan di bawah harga acuan.

“Misalnya minyak goreng, harga acuannya Rp15.700, tetapi kami jual Rp15.000. Ini bentuk intervensi agar daya beli masyarakat tetap terjaga,” kata Riduan.

Tak hanya itu, operasi pasar LPG 3 kilogram juga dilaksanakan secara bertahap di seluruh kecamatan. Gas subsidi tersebut dijual sesuai HET sebesar Rp18.000 per tabung dengan syarat membawa KTP dan Kartu Keluarga.

Berdasarkan pantauan terbaru di Pasar Sengeti, harga sejumlah komoditas utama terpantau stabil. Cabai merah berada di kisaran Rp35.000 per kilogram, bawang merah Rp38.000, dan bawang putih Rp36.000 per kilogram.

Riduan mengimbau masyarakat untuk bijak dalam mengatur kebutuhan belanja serta memanfaatkan program pemerintah yang tersedia.

“Jika ada harga yang melonjak tinggi, silakan laporkan kepada kami. Kami akan langsung turun melakukan pengecekan. Harapan kami, stabilitas harga dan pasokan ini tetap terjaga hingga Idulfitri,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....