Berat Badan Naik Usai Ramadan, Ini Penyebabnya

  • 30 Jan 2026 08:55 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi-Fenomena naiknya berat badan setelah Ramadhan juga disoroti dr. Zuhdi. Menurutnya, hal itu bukan karena puasanya, melainkan pola makan yang keliru.

“Orang heran, sudah puasa tapi berat badan naik. Ya karena sahur dan buka dengan porsi karbohidrat dan gula yang tinggi,” ujarnya,JUmat 30 januari 2026.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak “balas dendam” saat berbuka dan tetap menjaga porsi makan.

Selain makanan, cairan disebut sebagai faktor paling penting selama puasa. dr. Zuhdi menyarankan kebutuhan cairan tetap sekitar 2 liter perhari, hanya saja waktunya diatur antara berbuka, malam hari, dan sahur.

“Tidur di Ramadan biasanya lebih malam, jadi pemenuhan cairan harus diatur agar siang hari tidak kekurangan cairan,” katanya.

Dirinya mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki gaya hidup.

“Masyarakat mau seperti apa kesehatannya tergantung masyarakat sendiri. Kalau ingin sehat dan kuat, lakukan pola hidup sehat,” tegasnya.

Ia mengajak masyarakat agar tetap menjaga gizi seimbang, cukupi cairan, konsultasi kesehatan dengan dokter ,jika menderita penyakit tertentu.

“Ramadan ini bulan berkah, dan seharusnya juga menjadi berkah untuk kesehatan tubuh,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....