Pemkot Jambi Usulkan 50 Ribu Sambungan Gas
- 29 Jan 2026 22:48 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kota Jambi mengusulkan perluasan jaringan gas rumah tangga sebanyak 50.000 sambungan. Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.
Audiensi tersebut dihadiri Maulana bersama Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan energi daerah.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas keberhasilan Pemerintah Kota Jambi dalam menghadirkan 13.235 sambungan jaringan gas rumah tangga beserta infrastruktur pendukungnya pada tahun 2025. Dalam audiensi tersebut, Pemkot Jambi memaparkan potensi pengembangan jaringan gas bumi rumah tangga di sejumlah kecamatan.
Berdasarkan data yang dihimpun, hingga saat ini pelanggan jaringan gas rumah tangga di Kota Jambi tercatat sebanyak 13.226 sambungan rumah, dengan 11.025 di antaranya berstatus aktif. Program jaringan gas ini dinilai memberikan dampak positif, mulai dari membantu pengendalian inflasi, mengurangi beban pengeluaran masyarakat, menekan subsidi elpiji 3 kilogram, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Maulana mengatakan, usulan penambahan 50.000 sambungan rumah disusun berdasarkan hasil pendataan langsung di lapangan. Selain itu, Pemkot Jambi juga telah menyampaikan surat permohonan resmi terkait perluasan jaringan gas ke sejumlah kecamatan.
Ia menjelaskan, pembangunan jaringan gas rumah tangga tahun 2025–2026 sebanyak 13.235 sambungan di Kecamatan Alam Barajo dan Kotabaru saat ini masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan rampung pada Juli 2026.
“Saat ini proses pengerjaan berjalan dengan baik. Insyaallah pada Juli nanti masyarakat yang sudah terkoneksi dapat menikmati gas rumah tangga,” ujarnya.
Maulana juga menyampaikan kesiapan Pemkot Jambi melalui Badan Usaha Milik Daerah PT Siginjai Sakti untuk bersinergi dalam pengelolaan dan distribusi jaringan gas rumah tangga ke depan.
Ia berharap, audiensi langsung dengan Ditjen Migas dapat memperkuat keseriusan Pemkot Jambi sehingga usulan perluasan jaringan gas tersebut mendapat respons positif dari pemerintah pusat.
“Masih banyak masyarakat Kota Jambi yang membutuhkan jaringan gas ke rumah-rumah. Mudah-mudahan usulan ini dapat kembali direalisasikan,” pungkasnya.
Program jaringan gas bumi rumah tangga ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, pengurangan biaya energi rumah tangga, serta mendukung terwujudnya Kota Jambi sebagai kota ramah lingkungan dan mandiri energi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....