Antrean SPBU Tidak Seramai Awal Kenaikan BBM Non subsidi

  • 22 Jun 2026 11:44 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi-lebih dari Sepekan setelah penyesuaian harga bbm non subsidi, masyarakat dinilai mulai beradaptasi dengan kenaikan tersebut.

Petugas SPBU Nusa Indah kota Jambi, Ryan menyebut pada hari pertama kenaikan harga pertamax, banyak pengendara roda dua maupun roda empat yang mengeluhkan kenaikan harga tersebut. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat mulai menerima dan menyesuaikan pola konsumsi bahan bakar mereka.

Sepekan setelahnya, antrean kendaraan di SPBU Nusa Indah terpantau ramai namun lancar tanpa penumpukan panjang.

“kalau untuk sekarang, semenjak BBM naik antrean kendaraan berkurang dari hari biasanya. dan antrean kendaraan tidak seramai dan panjang seperti hari kemarin saat harga bbm non subsidi pertama kali naik,” ucapnya, Minggu 21 Juni 2026.

Sementara itu, dampak kenaikan harga BBM nonsubsidi juga dirasakan oleh para pengendara.

Jefry, salah seorang pengendara mobil mengaku harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk mengisi bahan bakar kendaraannya. jika sebelumnya dana Rp.500 ribu dapat memenuhi tangki kendaraan. kini jumlah tersebut tidak lagi mencukupi.

Meski demikian, Jefry mengaku tetap memilih pertamax untuk menunjang perjalanan jarak jauh dan kebutuhan kendaraannya keluar daerah.

“sejak BBM non subsidi ini naik, dibilang teraso tidak terasa sekali. cuma memang ada perbedaan biasanya isi rp 500 ribu full teng sekarang tidak,” ujarnya.

Di sisi lain, kenaikan harga bbm nonsubsidi membuat sebagian pengendara roda dua beralih menggunakan pertalite. Hal ini terlihat dari antrean pengisian pertalite yang lebih ramai dibandingkan pertamax di sejumlah spbu di kota Jambi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....