Membentuk Karakter Anak Melalui Puasa sejak Dini
- 10 Mar 2026 13:20 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi – Puasa tidak hanya menjadi kewajiban bagi umat Islam yang telah baligh, tetapi juga dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi anak sejak usia dini. Melatih anak berpuasa dinilai memiliki banyak hikmah yang dapat membentuk kepribadian mereka menjadi lebih baik.
Ustadz Muhammad Ilham, S.Ud, M.Ag menjelaskan bahwa puasa pada dasarnya merupakan “sekolah karakter” yang sangat efektif bagi anak. Melalui puasa, anak dapat belajar berbagai nilai penting dalam kehidupan, seperti disiplin, kesabaran, hingga kemampuan mengontrol diri.
Menurutnya, tujuan utama dari ibadah puasa sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an adalah untuk membentuk pribadi yang bertakwa. Namun, ketakwaan tersebut tidak muncul secara instan ketika seseorang sudah dewasa, melainkan perlu ditanamkan sejak dini.
“Puasa itu merupakan sekolah karakter. Tujuan puasa sendiri adalah menjadikan seseorang bertakwa. Tapi ketakwaan itu tidak otomatis muncul ketika seseorang sudah dewasa. Karena itu, perlu ditanamkan sejak kecil, salah satunya melalui pembiasaan berpuasa,” ujar Ustadz Muhammad Ilham.
Ia menambahkan, melalui puasa anak dapat belajar disiplin terhadap waktu. Dalam ibadah puasa terdapat jadwal yang jelas, mulai dari waktu sahur, menahan diri sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, hingga waktu berbuka.
Kondisi tersebut secara tidak langsung melatih anak untuk mengikuti aturan waktu yang sudah ditentukan, bukan berdasarkan keinginan pribadi.
Selain disiplin, puasa juga mengajarkan anak untuk bersabar. Selama menjalani puasa, anak belajar menahan rasa lapar dan haus serta menunggu waktu berbuka dengan penuh kesabaran.
“Dari pelaksanaan puasa itu anak belajar disiplin waktu, karena ada waktu sahur, waktu menahan diri dari fajar sampai matahari terbenam, dan waktu berbuka. Semua sudah ditentukan. Dari situ juga anak belajar bersabar dan mengontrol diri,” jelasnya.
Dengan berbagai nilai tersebut, melatih anak berpuasa sejak dini dapat menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karakter. Meski belum wajib, pembiasaan puasa secara bertahap dapat membantu anak memahami makna ibadah sekaligus menumbuhkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.