Sama-Sama Makan Cabai, Kok Ada yang Santai dan Ada yang Sampai Menangis?
- 21 Sep 2026 13:18 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, JAMBI - Buat sebagian orang, sambal level tinggi terasa nikmat. Tapi bagi yang lain, satu gigitan saja sudah bikin mulut terasa terbakar. Lantas, kenapa kemampuan orang dalam menahan makanan pedas bisa berbeda?
Ternyata, rasa pedas bukan sekadar soal “kuat atau tidak kuat”. Sensasi terbakar yang muncul setelah makan cabai dipicu oleh capsaicin, senyawa yang banyak terdapat pada cabai.
Capsaicin bekerja dengan mengaktifkan reseptor tertentu pada saraf yang juga merespons panas dan iritasi. Karena itulah, otak menerima sinyal seolah-olah mulut sedang terkena panas.
Faktor tubuh dan kebiasaan
Salah satu alasan seseorang bisa lebih tahan pedas adalah kebiasaan. Orang yang sering mengonsumsi makanan pedas dapat mengalami peningkatan toleransi terhadap sensasi tersebut. Sebaliknya, orang yang jarang makan pedas mungkin merasa sensasinya jauh lebih kuat.
Faktor biologis juga ikut berperan. Kepekaan terhadap capsaicin dapat berbeda pada setiap orang, sehingga cabai dengan tingkat kepedasan yang sama belum tentu terasa sama bagi semua orang.
Selain itu, jenis cabai, jumlah capsaicin, makanan yang dimakan bersamaan, hingga kondisi mulut dan pencernaan juga dapat memengaruhi pengalaman saat menyantap makanan pedas.
Pedas bukan berarti lidah terbakar
Menariknya, sensasi panas akibat cabai sebenarnya bukan berarti suhu makanan benar-benar meningkat. Capsaicin hanya membuat sistem saraf mengirimkan sinyal yang menyerupai rasa panas.
Itulah sebabnya ada orang yang bisa santai menikmati sambal superpedas, sementara orang lain baru makan sedikit sudah berkeringat, hidung berair, bahkan mencari minuman untuk meredakan sensasinya.
Jadi, kalau temanmu kuat makan cabai sementara kamu baru satu suap sudah “menyerah”, bukan berarti lidahmu lemah. Tubuh setiap orang memang bisa memiliki tingkat sensitivitas dan toleransi yang berbeda terhadap rasa pedas.
Dan satu hal yang perlu diingat: kuat makan pedas bukan berarti harus terus menambah level kepedasan. Kalau tubuh mulai terasa tidak nyaman, sebaiknya berhenti dan jangan memaksakan diri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....