Tubuh Bisa Merinding saat Dengar Sesuatu

  • 18 Sep 2026 13:52 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Pernah tiba-tiba merinding hanya gara-gara mendengar suara tertentu, melihat adegan menegangkan, atau terkena udara dingin? Sensasi bulu kuduk berdiri ini ternyata bukan sekadar reaksi biasa. Tubuh sebenarnya sedang menjalankan respons otomatis yang dikendalikan oleh sistem saraf.

Yang menarik, merinding bisa terjadi bahkan ketika suhu tubuh sebenarnya tidak dingin. Musik yang menyentuh, rasa takut, terkejut, atau momen emosional tertentu juga bisa membuat kulit tiba-tiba dipenuhi “bintik-bintik” kecil. Lalu, mengapa otak bisa membuat tubuh merinding hanya karena sebuah suara atau perasaan?

Merinding terjadi ketika otot-otot kecil di sekitar folikel rambut berkontraksi. Akibatnya, rambut di kulit berdiri dan muncul tonjolan-tonjolan kecil yang biasa disebut “bulu kuduk” atau goosebumps.

Saat tubuh kedinginan, reaksi ini merupakan bagian dari mekanisme tubuh untuk mempertahankan panas. Kontraksi otot di sekitar rambut membantu menciptakan lapisan udara tipis di permukaan kulit, meskipun pada manusia efeknya relatif kecil.

Menariknya, merinding juga bisa muncul bukan karena suhu. Ketika kita mendengar suara yang mengejutkan, musik yang sangat menyentuh, merasa takut, atau mengalami emosi yang kuat, sistem saraf simpatik dapat aktif. Tubuh kemudian memberikan respons otomatis, salah satunya berupa merinding.

Jadi, merinding bukan selalu tanda bahwa kita merasa dingin. Bisa saja tubuh sedang merespons rasa takut, terkejut, tersentuh, atau rangsangan tertentu yang dianggap kuat oleh otak.

Respons ini sebenarnya merupakan bagian dari mekanisme pertahanan tubuh yang sudah ada sejak manusia masih memiliki rambut tubuh yang lebih lebat.

Jadi, kalau tiba-tiba merinding saat mendengar suara tertentu, jangan langsung berpikir aneh-aneh. Bisa jadi, otak sedang mengaktifkan respons otomatis tubuh terhadap sebuah rangsangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....