Scrolling Menggeser layar Hp Pagi Bisa Ganggu Emosi

  • 31 Agt 2026 16:15 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kebiasaan membuka media sosial begitu mata terbuka memang terasa sepele. Cuma berniat melihat satu atau dua konten, tapi tanpa sadar kita bisa menghabiskan waktu berpuluh-puluh menit untuk scrolling.

Masalahnya bukan hanya soal waktu yang terbuang.Paparan berbagai informasi, komentar, konflik, berita buruk, hingga kehidupan orang lain di media sosial dapat memicu respons emosional sebelum kita benar-benar siap menjalani hari.

Fenomena ini sering dikaitkan dengan istilah emotional hijacking atau “pembajakan emosi”, yaitu kondisi ketika respons emosional yang kuat mengambil alih kemampuan kita untuk berpikir dan merespons secara lebih tenang.

Bayangkan saja…

Baru bangun tidur, belum sarapan, belum benar-benar sadar sepenuhnya, tiba-tiba melihat berita negatif.

Lalu muncul video orang bertengkar.

Geser lagi, ada komentar yang bikin kesal.

Geser lagi, melihat pencapaian orang lain dan mulai membandingkan diri.

Akhirnya baru jam tujuh pagi, tapi pikiran sudah penuh.

“Kok hari ini rasanya capek banget, ya?”

Padahal harinya bahkan baru dimulai.

Scrolling pagi juga bisa membuat kita masuk ke mode reaktif. Kita menerima apa pun yang muncul di layar tanpa benar-benar memilih informasi apa yang ingin kita konsumsi.

Bukan berarti media sosial harus dihindari sepenuhnya.

Namun, ada baiknya kita memberikan sedikit jeda antara bangun tidur dan masuk ke dunia digital.

Misalnya, coba beri diri sendiri waktu 15–30 menit tanpa media sosial.

Bangun, minum, mandi, sarapan, membuka jendela, melakukan peregangan ringan, atau sekadar duduk menikmati pagi.

Setelah pikiran lebih siap, barulah buka media sosial.

Karena ternyata…

Apa yang kita konsumsi di pagi hari bisa ikut memengaruhi suasana hati dan cara kita menjalani beberapa jam berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....