Dampak Kabut Asap Terhadap Kesehatan Paru dan Saluran Pernapasan
- 28 Agt 2026 15:10 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Kabut asap merupakan salah satu masalah lingkungan yang dapat memberikan dampak serius terhadap kesehatan khususnya pada paru-paru dan saluran pernapasan asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan maupun sumber pembakaran lainnya mengandung berbagai partikel dan zat pencemar yang dapat masuk ke dalam sistem pernapasan ketika terhirup.
Paparan kabut asap dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti batuk tenggorokan terasa gatal dan perih hidung tersumbat sesak nafas hingga napas berbunyi pada orang yang memiliki penyakit pernapasan seperti asma atau penyakit paru kronis kondisi tersebut dapat menjadi lebih berat dan memicu kekambuhan.
| Baca juga: Jenis Olahraga Terbaik untuk Membakar Kalori |
Paparan dalam jangka panjang juga perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada sistem pernapasan anak-anak lansia ibu hamil serta orang yang memiliki penyakit paru dan jantung termasuk kelompok yang lebih rentan terhadap dampak buruk polusi udara.
Menurut dr.Meidianto, Sp.P,Subsp Onk. T(K),FISR ( Dokter Spesialis Paru Sub spesialis Onkologi Toraks) dalam program acara Indonesia sehat pro 1 RRI Jambi hari ini 28 Agustus 2026, menyebutkan,masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi kabut asap Terutama ketika kualitas udara berada pada kondisi tidak sehat.
" kabut asap bukan hanya menyebabkan rasa tidak nyaman seperti batuk atau mata perih tetapi juga dapat mengganggu saluran pernapasan dan memperburuk kondisi pasien yang sudah memiliki penyakit paru karena itu masyarakat perlu mengurangi paparan terutama saat kualitas udara sedang buruk. " tuturnya.
Meidianto mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala seperti sesak nafas batuk yang semakin berat nyeri dada atau kesulitan pernapasan jika gejala tersebut muncul atau memburuk masyarakat dihancurkan segera mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan medis.
Upaya pencegahan menjadi langkah penting untuk mengurangi resiko masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara buruk menggunakan masker yang sesuai saat harus berada di luar ruangan, serta menjaga kualitas udara di dalam rumah. Dengan meningkatkan kesadaran dan melakukan langkah perlindungan yang tepat risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....