Olahraga Slow Jogging yang Lagi Tren di Korea Selatan

  • 03 Agt 2026 19:57 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Slow jogging sedang jadi salah satu tren olahraga yang digemari di Korea Selatan. Berbeda dengan jogging biasa yang identik dengan kecepatan tinggi, slow jogging dilakukan dengan tempo santai sehingga sangat ringan untuk berbagai usia.

Awalnya olahraga satu ini hanya dilakukan kalangan lansia, namun beberapa anak muda juga mulai mencoba olahraga satu ini, nih. Apalagi olahraga satu ini sangat cocok untuk pemula yang baru ingin memulai hidup sehat. Slow jogging adalah metode berlari dengan intensitas ringan yang dilakukan dengan kecepatan santai, biasanya lebih lambat daripada jogging biasa. Teknik ini menekan langkah pendek, pendaratan kaki bagian depan atau tengah secara lembut, serta menjaga tubuh tetap rileks.

Slow Jogging bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tanpa memberikan beban berlebih pada tubuh, sehingga cocok dilakukan oleh berbagai usia, termasuk pemula yang baru mulai berolahraga. Karena intensitasnya yang rendah, aktivitas ini lebih mudah dipertahankan dalam waktu lama dan memiliki risiko cedera yang relatif lebih kecil dibandingkan lari dengan kecepatan tinggi.

Dengan dilakukan secara rutin, slow jogging dapat menjadi kebiasaan olahraga sederhana yang mendukung gaya hidup sehat. Belakangan ini, slow jogging menjadi sebuah tren kesehatan di Korea Selatan karena beberapa faktor yang berkaitan dengan gaya hidup, kesehatan, dan budaya masyarakatnya. Banyak orang Korea mulai mencari olahraga yang mudah dilakukan, tidak terlalu berat, tetapi tetap memberikan manfaat kesehatan.

Slow jogging dianggap cocok untuk masyarakat yang memiliki rutinitas kerja padat karena dapat dilakukan di taman, pinggir sungai, atau lingkungan sekitar rumah tanpa membutuhkan peralatan khusus. Seperti yang kita ketahui, orang Korea sangat gemar menjaga berat badannya, kan? Menariknya, olahraga ini menawarkan cara lari yang santai sambil tetap bisa membantu menjaga berat badan.

Tidak hanya para lansia, olahraga satu ini juga mulai digemari para anak muda di sana. Tren olahraga ini juga mulai menyebar melalui media sosial, komunitas lari, serta budaya Korea yang sering membagikan aktivitas hidup sehat sebagai bagian dari gaya hidup modern. Slow jogging memiliki manfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung, memperkuat otot kaki, membantu membakar kalori, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Karena dilakukan dengan intensitas rendah, slow jogging juga dapat mengurangi stres, memperbaiki suasana hati, dan membatu menjaga kebugaran.

Selain bermanfaat untuk kesehatan fisik, olahraga ini juga bermanfaat untuk kesehatan mental. Dan sangat cocok untuk pemula, orang yang ingin kembali aktif setelah lama tidak berolahraga, maupun mereka yang ingin menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Cara melakukannya cukup sederhana, kamu bisa mulai pemanasan sekitar 5-10 menit, lalu berlari dengan kecepatan sangat santai seperti berjalan cepat, tetapi tetap dengan gerakan berlari kecil.

Gunakan langkah pendek dan ringan, usahakan mendaratkan kaki dengan lembut, jaga tubuh tetap tegak dengan bahu yang rileks, dan bernapas secara alami. Kecepatannya tidak perlu dipaksakan, Kamu bisa melakukannya sekitar 20-30 menit secara rutin, lalu tingkatkan durasi secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....