Pentingnya Susu dan Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak

  • 15 Jun 2026 11:00 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Dokter spesialis anak, Rini Sekartini, menegaskan bahwa anak-anak tetap dapat mengonsumsi susu hingga usia remaja. Menurutnya, masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa susu hanya diperlukan hingga anak berusia lima tahun. Padahal, susu merupakan salah satu komponen tambahan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak selama masa pertumbuhan.

Prof. Rini menjelaskan bahwa tantangan utama yang masih dihadapi Indonesia saat ini adalah masalah gizi kurang, stunting (kekerdilan), dan gizi buruk pada anak. Kondisi tersebut terjadi ketika anak tidak memperoleh asupan nutrisi yang cukup dan seimbang sesuai kebutuhan usianya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa kekurangan gizi yang tidak ditangani sejak dini dapat menimbulkan dampak jangka panjang hingga usia sekolah dasar dan remaja. Bahkan, pada anak perempuan yang mengalami masalah gizi hingga dewasa dan kemudian hamil, kondisi tersebut berisiko menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah.

Selain menghambat pertumbuhan fisik, gizi buruk juga dapat menurunkan daya tahan tubuh anak. Anak yang mengalami kekurangan gizi lebih rentan terserang berbagai penyakit dibandingkan anak dengan status gizi normal. Di sisi lain, anak yang mengalami kelebihan berat badan juga menghadapi risiko kesehatan jangka panjang, seperti penyakit tidak menular, termasuk diabetes melitus dan hipertensi yang dapat muncul pada usia dewasa muda.

Prof. Rini juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi anak. Orang tua perlu lebih selektif dalam memberikan asupan, terutama yang mengandung gula berlebih, guna mencegah terjadinya karies atau kerusakan gigi. Masalah kesehatan gigi dapat berdampak pada kemampuan anak mengunyah makanan dengan baik, sehingga berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan nutrisi yang optimal.

Selain itu, ia menyoroti masih tingginya kasus kekurangan vitamin D pada anak. Vitamin D memiliki peran penting dalam proses pembentukan dan metabolisme tulang. Untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D secara alami, masyarakat dianjurkan untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi, sekitar pukul 08.00 hingga 09.00. Saat berjemur, sebaiknya tidak menggunakan topi atau pakaian yang menutupi sebagian besar permukaan kulit agar paparan sinar matahari dapat diserap secara maksimal oleh tubuh.

Melalui pemenuhan gizi yang seimbang, konsumsi susu sesuai kebutuhan, serta penerapan pola hidup sehat, diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh lebih optimal, memiliki daya tahan tubuh yang baik, dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....