Nyeri Punggung Aktivitas Berlebihan atau sinyal Ginjal
- 06 Mei 2026 09:02 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Nyeri punggung sering dianggap sebagai masalah sepele akibat kelelahan atau terlalu lama duduk. Namun, tidak semua nyeri punggung berasal dari otot dan tulang. Pendiri sekaligus spesialis pengobatan regeneratif di Nuvana, Dr Rohan Goyal, menjelaskan bahwa penting untuk memahami perbedaan antara nyeri punggung akibat gaya hidup dan nyeri yang berkaitan dengan gangguan ginjal. Menurutnya, mengenali ciri-ciri keduanya dapat membantu seseorang mengambil langkah penanganan yang tepat sejak dini.
Dr Goyal menjelaskan bahwa nyeri punggung yang paling umum terjadi biasanya bersifat muskuloskeletal, yakni berkaitan dengan otot, sendi, atau tulang belakang. Kondisi ini sering dipicu oleh postur tubuh yang buruk, kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, hingga tekanan fisik seperti mengangkat barang berat. Keluhan tersebut umumnya terasa pada area tertentu dan bersifat terlokalisasi, sehingga rasa sakit hanya muncul di bagian punggung tanpa disertai gejala lain pada tubuh.
| Baca juga: Waspada akibat Terlalu Lama Mengetik |
Menurutnya, nyeri punggung akibat gaya hidup biasanya tidak terlalu serius dan dapat membaik dengan perubahan kebiasaan sehari-hari. Ketegangan otot akibat aktivitas berlebihan atau posisi duduk yang salah menjadi penyebab paling umum. Karena itu, memperbaiki ergonomi saat bekerja maupun beraktivitas sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang belakang dan mengurangi tekanan pada otot punggung.
Untuk mengatasi nyeri punggung jenis ini, Dr Goyal menyarankan beberapa langkah sederhana namun efektif. Mulai dari memperbaiki postur tubuh saat duduk dan berdiri, aktif bergerak di sela aktivitas, hingga rutin melakukan latihan peregangan dan latihan kekuatan. Aktivitas fisik tersebut membantu menjaga fleksibilitas otot sekaligus memperkuat penopang tulang belakang agar tidak mudah mengalami cedera atau ketegangan.
Selain itu, pengelolaan stres juga berperan penting karena ketegangan emosional dapat memicu otot tubuh menjadi lebih kaku. Pemilihan kasur yang tepat juga tidak kalah penting. Kasur yang mampu menopang tulang belakang dengan baik dapat membantu menjaga posisi tubuh tetap ideal saat tidur dan mengurangi risiko nyeri punggung berkepanjangan. Kebiasaan sederhana ini dinilai mampu memberikan dampak besar bagi kesehatan punggung dalam jangka panjang.
Sementara itu, nyeri punggung yang berkaitan dengan gangguan ginjal biasanya memiliki karakter berbeda dan dapat disertai gejala lain, seperti demam, mual, nyeri saat buang air kecil, atau rasa sakit yang menjalar ke area samping tubuh. Karena itu, jika nyeri punggung menetap, semakin memburuk, atau menjalar hingga ke kaki, seseorang disarankan segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan diagnosis lebih lanjut. Penanganan yang tepat sejak awal dapat membantu mencegah komplikasi dan memastikan penyebab nyeri diketahui dengan jelas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....