Stres Berat Bisa Picu Ubanan Ini Faktanya

  • 28 Apr 2026 17:24 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Anggapan bahwa stres berat dapat menyebabkan rambut cepat beruban ternyata bukan sekadar mitos. Hal ini dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail yang menyebut fenomena tersebut sebagai reaksi biologis nyata yang bisa terjadi pada tubuh manusia. Dalam kondisi tertentu, tekanan mental yang tinggi memang dapat memengaruhi berbagai sistem dalam tubuh, termasuk kesehatan rambut.

Menurutnya, saat seseorang mengalami stres berat, tubuh akan mengaktifkan sistem saraf simpatik sebagai respons alami. Aktivasi ini memicu pelepasan zat kimia bernama norepinefrin, yaitu senyawa yang berperan dalam respons “fight or flight”. Zat ini tidak hanya bekerja pada organ vital, tetapi juga menjangkau hingga ke folikel atau akar rambut.

Norepinefrin kemudian memengaruhi sel-sel penting di dalam folikel rambut, khususnya melanosit, yaitu sel yang bertugas menghasilkan pigmen warna rambut. Dalam kondisi normal, melanosit bekerja secara stabil untuk menjaga warna rambut tetap alami. Namun, paparan stres yang berkepanjangan dapat mengganggu keseimbangan tersebut.

“Efek dari hormon stres ini sangat kuat karena dapat merangsang sel penghasil warna rambut untuk bekerja secara berlebihan,” jelasnya.

Kondisi ini membuat melanosit mengalami kelelahan, sehingga lama-kelamaan sel tersebut bisa rusak atau bahkan mati. Ketika hal ini terjadi, kemampuan rambut untuk mempertahankan warnanya pun menurun drastis.

Ia menambahkan, ketika sel melanosit sudah tidak lagi berfungsi, rambut baru yang tumbuh tidak memiliki pigmen warna.

“Akibatnya, rambut yang tumbuh selanjutnya akan berwarna putih atau uban,” ujarnya.

Oleh karena itu, mengelola stres dengan baik bukan hanya penting untuk kesehatan mental, tetapi juga berpengaruh pada kondisi fisik, termasuk menjaga warna alami rambut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....